Ricky Fajrin, Bek Serbabisa Kesayangan Mantan Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla

Ricky Fajrin dipandang sebagai bek sayap kiri terbaik Indonesia saat ini. Ia pun selalu menjadi pilihan Luis Milla ketika di Timnas Indonesia.

Diterbitkan 01 Mei 2020, 20:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pada akhir 2018, Fajrin promosi ke Timnas Indonesia. Dia diboyong pelatih Bima Sakti untuk Piala AFF 2018. Bersaing dengan para pemain yang lebih senior, dia mampu mencatatkan sekali penampilan sebagai starter.

Fajrin dikembalikan Bima Sakti ke posisi aslinya sebagai bek sayap kiri. Ia masih menjadi pilihan utama tatkala tongkat kepelatihan Timnas Indonesia beralih ke Simon McMenemy.

Dari lima pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, dia tiga kali tampil sebagai starter sebagai bek kiri. Terkini, dia dipanggil pelatih Shin Tae-yong yang menggantikan Simon untuk pemusatan latihan pada Februari 2020.

Andalan di Klub

Kesibukan Fajrin bersama Timnas Indonesia membuat catatan penampilannya bersama Bali United tidak terlalu banyak. Pada periode 2017-2019, dia hanya mengemas 63 penampilan. 

Ketika kembali ke Bali United, dia otomatis menjadi pemain utama. Pada musim lalu, Ricky Fajrin ikut membawa tim berjulukan Serdadu Tridatu ini menjuarai Liga 1 2019.

Sebagai bek sayap kiri, Ricky Fajrin merupakan paket komplet. Dia mampu bertahan dan menyerang. Seperti kata Bima Sakti, dia juga pintar dalam melakukan tekel-tekel bersih dibanding harus grasak-grusuk.

Setelah mengantar Bali United menjuarai Liga 1 2019, Fajrin mendapatkan tawaran menggiurkan dari klub Thailand dan Malaysia. Namun, dia menolaknya demi bertahan bersama Serdadu Tridatu.

"Banyak, ada klub dari Thailand dan Malaysia. Tapi lebih banyak dari Malaysia," ucap Ricky Fajrin.

Disadur dari Bola.com (Muhammad Adiyaksa / Wiwig Prayugi)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Jonathan Pandapotan Purba, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan