Gejala Virus Corona Covid-19, Kenali Perbedaannya dengan Flu dan Pilek

Virus Corona covid-19 ini cepat menyebar dan menjangkit banyak korban. Sekilas, gejala virus Corona mirip deng flu atau pilek biasa.

Diterbitkan 18 Maret 2020, 19:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Batuk adalah refleks alami untuk membersihkan tenggorokan dan paru-paru dari iritan. Batuk kering yang terus menerus dan tidak segera membaik bisa menjadi gejala virus Corona.

Gejala Virus Corona Lainnya

Pada sejumlah kasus, pasien bisa mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini biasanya ringan dan mulai secara bertahap. Namun, gejala ini bukanlah gejala khas COVID-19.

Masa Inkubasi Virus Corona dan Penyebaran Corona

Menurut CDC, masa inkubasi untuk coronavirus novel adalah di suatu tempat antara 2 hingga 14 hari setelah paparan. Bagi banyak orang, gejala COVID-19 dimulai sebagai gejala ringan dan secara bertahap menjadi lebih buruk selama beberapa hari.

Coronavirus sangat menular, yang berarti menyebar dengan mudah dari orang ke orang. Virus Corona sebagian besar menyebar dari orang ke orang melalui kontak dekat atau dari tetesan yang tersebar ketika seseorang dengan virus bersin atau batuk.

Virus juga mungkin ditularkan melalui sentuhan permukaan yang terkontaminasi virus dan kemudian menyentuh mulut atau hidung.

Beda Gejala Virus Corona dengan Flu

COVID-19 bukanlah flu, meski gejalanya mirip. Flu memiliki gejala yang mirip dengan COVID-19. Namun, COVID-19 lebih cenderung menyebabkan sesak napas dan gejala pernapasan lainnya.

Jika gejala virus Corona bisa muncul mulai 2 sampai 14 hari, gejala flu biasa cenderung lebih cepat muncul yaitu antara 1 sampai 3 hari. Flu disebabkan oleh virus influenza. Ada virus influenza tipe A, B, dan C yang menyebabkan flu.

Virus tipe A dan B menyebabkan wabah musiman yang besar. Tipe C biasanya menyebabkan gejala pernapasan yang lebih ringan. Walaupun vaksin flu dapat membantu melindungi seseorang dari tipe A dan B, tidak ada imunisasi untuk virus tipe C.

Flu juga memiliki gejala umum seperti bersin, hidung tersumbat dan berair, sakit tenggorokan, sakit kepala, batuk kering dan demam.

Beda Gejala Virus Corona dengan Pilek

Pilek dapat disebabkan oleh lebih dari 200 virus berbeda. Tapi sekitar 50 persen pilek disebabkan oleh rhinovirus. Virus penyebab pilek lainnya meliputi virus parainfluenza manusia, Metapneumovirus manusia, coronaviruses adenovirus, virus syncytial pernapasan manusia, dan enterovirus.

Gejala pilek meliputi hidung berair yang bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Pilek terkadang bisa menyebabkan sakit kepala dan kelelahan ringan. Pilek biasa disertai dengan batuk berdahak. Pilek jarang sekali menyebabkan demam, muntah, atau mual.

Gejala pilek umumnya lebih ringan dan berlangsung sekitar 1 minggu dan akan hilang dalam waktu 10 hari.

(Anugerah Ayu Sendari/Rizky Mandasari)

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan