Perjuangan Bek Juventus Melawan Virus Corona Covid-19: Netflix Jadi Pelarian

Bek Juventus, Daniele Rugani menjadi pesepak bola elite pertama yang didiagnosa terjangkit virus Corona model terbaru.

Diterbitkan 17 Maret 2020, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Turin - Bek Juventus, Daniele Rugani, semakin menyadarkan kita bahwa virus Corona bisa menyerang siapa saja. Namun dari Rugani, kita juga belajar bagaimana cara melawan penyakit Covid-19 tersebut.

Rugani merupakan satu dari sederet pemain Serie A Italia yang dinyatakan posifit Covid-19. Pengumuman ini membuat gempar publik. Bagaimana bisa seorang atlet bisa terjangkit virus Corona?

Yang tak kalah merinding, tentu saja mereka yang terakhir menjalin kontak dengan Rugani. Juventus segera meliburkan para pemainnya. Mereka diminta mengisolasi diri selama 14 hari sebagai antisipasi penyebaran virus yang lebih luas. Inter Milan juga menempuh langkah yang sama.

Sebab Rugani berada di bangku cadangan saat tim berjuluk Nerrazurri itu bertemu Juventus, tiga hari sebelumnya.

Sesuai dengan protokol yang berlaku di Italia, Inter Milan juga meminta para pemainnya untuk mengisolasi diri. "Inter Milan mengumumkan semua aktivitas ditangguhkan setelah Rugani terinfeksi virus corona. Kami akan memberi pengumuman lebih lanjut soal hal ini," pernyataan Inter Milan.

Rugani diketahui menjadi pesepak bola elite pertama yang didiagnosa mengidap Covid-19. Namun kasus ini tidak berhenti di situ saja. Tidak lama setelahnya, giliran pelatih Arsenal Mikel Arteta dan pemain Chelsea, Callum Hudson-Odoi yang diketahui mengidap penyakit yang sama. Angka ini terus bertambah. Bahkan 35 persen skuat tim asal Spanyol, Valencia belakangan juga diketahui terinfeksi virus yang sama.

Tidak ada pilihan, di tengah meluasnya penyebaran virus Corona model terbaru, berbagai kompetisi elite di benua Eropa terpaksa dihentikan sementara. Keputusan ini juga berimbas kepada kejuaraan-kejuaraan lainnya. Piala Eropa 2020 yang akan berlangsung Juni mendatang kini terancam diundur dan sisa pertandingan Liga Champions maupun Liga Europa juga berpotensi sulit untuk dilanjutkan.

Sejak didiagnosa positif Covid-19, Rugani juga segera menjalani proses karantina. Pemain berusia 25 tahun itu diminta mengurung diri di kediamannya dan mengurangi kontak dengan orang-orang sekitar.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Bagaimana Rugani melalui hari-harinya? "Saya baik-baik saja, kondisiku cukup baik. Saya tidak mengalami gejala-gejala seperti yang Anda baca di berita," kata Rugani dalam wawancara dengan Juventus TV seperti dilansir dari Football Italia. "Saya merasa beruntung daripada merasa terpukul karena di lingkunganku, saya yang pertama mengalaminya. Saya harap itu meningkatkan kewaspadaan kita," beber pemain bernomor 24 itu. Meski berusaha bersikap tenang, Rugani tetap kaget saat pertama kali didiagnosa terinfeksi virus Corona model terbaru. Apalagi, kasus itu muncul secara bombastis di berbagai media di dunia. "Pukulan itu karena ada ledakan pemberitaan media. Saya berterima kasih kepada semua di sini atas pengumuman untuk pesan yang saya terima," kata Rugani. "Yakinlah, saya baik-baik saja. Kita pasti bisa mengatasinya," bebernya.

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan