5 Faktor Krusial yang Bikin Watford Permalukan Liverpool

Liverpool akhirnya menderita kekalahan pertamanya di Liga Inggris musim ini. The Reds takluk 0-3 di tangan tuan rumah Watford.

Diterbitkan 01 Maret 2020, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Watford - Liverpool akhirnya menderita kekalahan pertamanya di Liga Inggris musim ini. The Reds takluk 0-3 di tangan tuan rumah Watford dalam laga yang berlangsung di Vicarage Road, Minggu (1/3/2020) dini hari WIB.

Watford merusak mimpi Liverpool untuk memecahkan rekor 19 kali menang berturut-turut dalam laga Liga Inggris sekaligus menyamai catatan Arsenal, yang pernah menjuara liga tanpa menelan kekalahan.

Sesungguhnya, Watford tim yang tengah berjuang untuk bisa lolos dari zona degradasi klasemen Liga Inggris musim ini. Namun, kekalahan ini seolah menjadi pertanda bahwa Liverpool sedang menurun performanya.

Tengah pekan lalu, pasukan Jurgen Klopp takluk 0-1 di kandang Atletico Madrid dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Sebelumnya, Liverpool harus tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya mampu menang 3-2 atas West Ham.

Sejumlah faktor dipercaya membuat Liverpool tidak berdaya di markas Watford. Berikut lima faktor kekalahan Liverpool seperti dilansir Sky Sports.

 

1. Lini Belakang Watford Lumpuhkan Trisula Liverpool

Kemenangan Watford atas Liverpool adalah berita paling menghebohkan sejak Leicester mengalahkan Manchester United 3-0 pada 23 November 1985.

Kunci kemenangan mereka adalah barisan belakang. Tim asuhan Juergen Klopp untuk pertama kalinya sejak ditahan seri 0-0 oleh Manchester United pada 24 Februari 2019, cuma bisa melepaskan satu tendangan on target, karena trisula maut mereka kesulitan menembus duet Christian Kabasele dan Craig Cathcart yang disiplin selama 90 menit menjaga kiper Ben Foster dari agresi penyerang Liverpool.

Kabasele menciptakan 13 sapuan berpotensi mengawali gol Liverpool, sedangkan Cathcart 10 kali. "Kami memiliki sebuah strategi bermain dan kami menaatinya dengan baik sekali," kata Foster kepada Sky Sports.

2. The Reds Kehilangan Momentum

Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku tidak menyangka bisa kalah 0-3 melawan Watford dan dia mengakui timnya tidak mengawali laga dengan baik sampai kemudian mereka menyadarinya.

Tetapi setiap waktu Liverpool berusaha menaikkan tempo, mereka kesulitan menembus pertahanan berlapis nan kompak Watford yang memperdaya mereka dengan serangan balik yang cepat nan maut.

Kepada Sky Sports, Klopp berkata, "Kami ingin bermain lebih cepat. Bersama dua full-back yang turut menyerang, mereka bertahan dalam formasi 6-3-1, jadi kami harus memikirkan cara mengurai formasi itu. Kami tak mampu menemukan ruang kosong dan meneruskan bola tidaklah mudah."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Itu membuat The Reds kehilangan momentum dalam mengendalikan waktu atau timing, dan hal ini sangat merugikan Liverpool sehingga untuk kedua kalinya pada dua laga terakhirnya mereka tertinggal lawannya setelah pada 15 pertandingan sebelum ini tak pernah tertinggal lawan-lawannya. "Ada kesalahan fatal yang dilakukan Liverpool," kata mantan bintang Liverpool Jamie Redknapp kepada Sky Sports. "Virgil van Dijk biasanya tampil lebih baik ketika kebobolan dan saya kira Watford memiliki strategi bermain yang sungguh mempersulit barisan belakang."

Halaman
Show All
Windi Wicaksono, Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan