Agung Supriyanto, Striker Masa Depan Indonesia

Statusnya sebagai prajurit TNI AD tak menghalangi Agung Supriyatno untuk menjadi pemain sepakbola profesional dan membela Indonesia. Mimpinya terwujud dengan membela Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia U22 2013 Grup E.

Diterbitkan 06 Juli 2012, 20:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
engah.
 
Dari Semarang, Agung melanjutkan proses seleksi di Bandung, Jawa Barat. Lagi-lagi ia terpilih menjadi salah satu yang lolos seleksi dari 30 peserta terpilih untuk seluruh daerah Indonesia. Setelah menempuh pendidikan TNI AD selama 1,5 tahun, Agung mendapatkan tawaran main dari Danurwindo. Ia ditawarin main di PPSM KN Magelang. Setahun memperkuat PPSM KN Magelang, ia direkomendasikan oleh Danurwindo untuk mengikuti seleksi Timnas Indonesia U-22, dan terpilih untuk ikut membela timnas besutan Aji Santoso.

Menurut Agung, bisa membela timnas merupakan sebuah kebanggaan bagi setiap pemain. "Rasa bangga dan terharu, seperti mimpi menjadi kenyataan," ujar Agung. Atas prestasinya sejauh ini, ia mendedikasikannya untuk kedua orangtuanya, teman, dan orang-orang yang mendukungnya selama ini di sepakbola.

Di Kualifikasi Piala Asia U-22 2013, Agung ingin membuktikan bahwa dirinya merupakan salah satu striker masa depan Indonesia. "Saya ingin membuktikan, suatu saat nanti saya bisa masuk timnas senior," tutur putra tunggal pasangan Purbono dan Kasmirah ini.

Kegagalannya mencetak gol ke gawang Australia akan coba ia tebus di empat pertandingan sisa. Salah satunya akan dilakukan pemain berpangkat Serda ini saat Indonesia melawan Timor Leste besok malam di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Sabtu (7/7) malam besok. "Saya akan berusaha mencetak gol. Tetapi, kalau ada teman yang posisinya lebih baik dari saya, saya akan berikan bola itu kepadanya agar tercipta gol," ujar Agung.

Agung berharap, ia bisa menjadi pemain profesional dengan memperkuat Persija Jakarta yang bermain di Liga Super Indonesia seperti idolanya, Bambang Pamungkas. Sebagai anggota TNI AD, ia juga memiliki kewajiban untuk memperkuat korpsnya dalam turnamen sepakbola internal. Jika sudah pensiun dan tak menjadi pemain profesional, ia akan kembali ke markas dan menjadi seorang prajurit TNI.(BOG)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan