Sukses

3 Kesepakatan Menggelitik di Bursa Transfer Liga 1

Jakarta - Peserta Liga 1 memanfaatkan benar bursa transfer menyambut musim 2020. Mereka menambah amunisi agar mampu bersaing di kompetisi mendatang. 

Hingga kini, bursa transfer jelang bergulirnya Liga 1 2020 masih berjalan. Sejauh ini kurang lebih ada lima transfer yang bisa dibilang mengejutkan dari sejumlah kontestan Liga 1 2020.

Transfer-tranfer yang mengejutkan tersebut ialah Evan Dimas ke Persija Jakarta, Makan Konate ke Persebaya Surabaya, Nadeo Argawinata ke Bali United, Sylvano Comvalius ke Persipura Jayapura, dan terbaru Ezechiel Ndouassel ke Bhayangkara FC.

Nama terakhir bisa dibilang cukup mengejutkan. Alasannya, Ezechiel Ndouassel sempat dikabarkan akan bergabung dengan Arema FC.

Namun, pada akhirnya pemain yang disapa Eze itu justru menyeberang ke Bhayangkara. Hengkangnya Eze tentunya banyak yang menyayangkan, terutama Bobotoh.

Kondisi tersebut membuat Persib dan Bhayangkara membuat perjanjian yang cukup unik. Namun, persyaratan yang bisa dibilang cukup aneh tersebut bukanlah yang pertama.

Berikut ini Bola.com merangkum dari berbagai sumber, tiga klausul aneh di bursa transfer Indonesia, termasuk kasus Ezechiel Ndouassel.

2 dari 4 halaman

Shahar Ginanjar (PSM Makassar ke Persija Jakarta)

Shahar Ginanjar datang ke Persija Jakarta dari PSM Makassar pada awal putaran kedua Liga 1 2018. Eks pemain Persib Bandung itu bergabung dengan Macan Kemayoran hingga akhir musim kompetisi tersebut.

PSM Makassar meminjamkan Shahar ke Persija dengan kesepakatan sang pemain tidak diperbolehkan bermain saat keduanya bertemu. Karena pada kompetisi Liga 1 2018, Persija dan PSM terlibat sengit dalam perburuan gelar juara.

Perjanjian yang dibuat PSM tersebut sejatinya sama, ketika melepas Imam Arif Fadillah ke Persib Bandung dengan status pinjaman.

3 dari 4 halaman

Andik Vermasnyah (Madura United)

Andik Vermasnyah bergabung dengan Madura United pada Liga 1 2019. Sebelum bergabung dengan Madura United, Andik sempat digadang-gadang akan membela Persebaya Surabaya.

Namun, hal tersebut tak terjadi karena Andik justru meneken kontrak dengan Madura United dengan durasi satu musim. Saat menandatangani kontrak tersebut, ada klausul yang bisa dibilang cukup unik.

Dalam kontrak itu menyebut Andik tidak akan bermain saat Madura United bertemu Persebaya Surabaya. Andik diketahui sangat mencintai klub yang pernah dibelanya pada 2008 hingga 2013.

Selain itu, Andik merupakan putra daerah alias orang asli Surabaya. Bahkan, saat meneken kontrak bersama Madura United Andik tampak mengenakan kaus hijau bonek mania.

4 dari 4 halaman

Ezechiel Ndouassel (Persib Bandung ke Bhayangkara FC)

Pada Liga 1 2020, Ezechiel Ndouassel tak lagi berkostum Persib Bandung, melainkan Bhayangkara FC. Satu di antara alasan pemain asal Chad itu hengkang ialah ingin mencari suasana baru di liga Indonesia.

Hal itu diungkapkan sang agen, Agwa Aliba.

"Eze tidak ada masalah dengan bobotoh dan pengurus Persib. Dia hanya ingin cari suasana baru saja. Itu cerita Eze ke saya. Alasan lainnya, saya simpan sebagai rahasia," tutur Agwa.

Agwa menambahkan ada perjanjian khusus antara kedua tim, yakni ketika Bhayangkara FC melawan Persib Bandung baik kandang maupun tandang, Ezechiel tidak boleh main.

"Itu perjanjian khusus dengan Persib. Dia tidak boleh main saat lawan Persib," ujar sang agen.

Perjanjian tersebut bisa dibilang cukup aneh, karena Persib tidak terlibat rivalitas tinggi dengan Bhayangkara FC. Namun, banyak yang menganggap klausul tersebut dibuat agar tidak mengecewakan banyak pihak, terutama para pendukung Persib.

 

Disadur dari: Bola.com (Penulis: Faozan Tri Nugroho/Editor: Yus Mei Sawitri, published 29/1/2020)