Sukses

3 Alasan Liverpool Juara Liga Inggris Tinggal Menunggu Waktu

Liputan6.com, Liverpool - Liverpool sukses menaklukkan musuh bebuyutannya, Manchester United (MU) 2-0 dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (20/1/2020) WIB di Anfield. Dua gol Liverpool dicetak Virgil van Dijk (14') dan Mohamed Salah (90').

Liverpool membuka keunggulan pada menit ke-14. Umpan sepak pojok Trent Alexander Arnold dikonversi menjadi gol lewat sundulan keras Van Dijk.

Dominasi Liverpool berlanjut pada babak kedua. Salah hampir saja mencetak gol lebih awal andai tendangan Salah tidak melenceng dari gawang David de Gea.

Salah akhirnya mencatatkan diri di papan skor jelang pertandingan berakhir. Kecepatan pemain asal Mesir itu gagal ditandingi bek MU sebelum melesatkan tendangan ke pojok kiri gawang De Gea.

Kemenangan Liverpool atas MU semakin membuka peluang mereka untuk juara Liga Inggris musim ini. Bagaimana tidak, Liverpool masih nangkring di puncak klasemen hingga pekan ke-23.

Berikut tiga alasan Liverpool bakal juara di musim ini.

 

2 dari 5 halaman

1. Belum Terkalahkan

Capaian Liverpool di musim ini terbilang fantastis. Pasukan Jurgen Klopp meraup 21 kemenangan dari 22 kali main, sedangkan satu partai sisa berakhir imbang.

Liverpool pun telah mengoleksi 64 poin, unggul 16 poin dari pesaing terdekatnya, Manchester City. Bukan hanya itu, Liverpool juga tergolong produktif dengan mencetak 52 gol dan hanya 14 kali kebobolan.

Liverpool berpotensi mengulang sukses Arsenal pada musim 2003/04 dengan merengkuh juara Liga tanpa sekalipun kalah. Liga Inggris musim 2019/20 hanya menyisakan 15 partai lagi.

3 dari 5 halaman

 2. Tak ada Badai Cedera

 

Stabilnya performa Liverpool di musim ini terjadi berkat ketiadaan badai cedera. Ya, para pemain kunci Liverpool seperti Sadio Mane, Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Virgil van Dijk hampir selalu dapat diturunkan Klopp.

Hal tersebut membuat performa Liverpool terjaga. Bukan hanya itu, Klopp pun cukup punya kedalaman skuat yang mumpuni.

Ambil contoh saat Fabinho cedera. Para pemain cadangan Liverpool siap langsung diturunkan mengisi lubang yang ditinggalkan Fabinho.

Tak heran, Liverpool memilih adem-ayem di bursa transfer Januari. Mereka sejauh ini hanya mendatangkan Takumi Minamino dari RB Salzburg.

4 dari 5 halaman

3. Turunnya Performa Para Pesaing

Musim lalu Liverpool bersaing ketat dengan Manchester City hingga pekan terakhir. Namun The Reds harus merelakan gelar juara Liga Inggris jatuh ke tangan pesaingnya itu.

Pada awal musim ini, Liverpool sebetulnya diprediksi juga kembali bersaing dengan Manchester City. Beruntung bagi Liverpool, performa Manchester City tak sebagus musim lalu.

Pasukan Pep Guardiola telah kalah lima kali hingga pekan ke-22. Itu membuat jarak poin mereka dengan Liverpool cukup lebar, 16 poin.

Dengan Liga Inggris yang tinggal 15 partai, Manchester City butuh keajaiban untuk mendongkel Liverpool dari puncak klasemen.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Menarik di Bawah Ini

Loading
Artikel Selanjutnya
5 Cerita ketika Liverpool Kalah di Laga Pertama Ajang Eropa dan Responsnya di Anfield
Artikel Selanjutnya
Jadwal Liga Inggris Pekan 27, Siaran Langsung di TVRI