Daftar Jumlah Penonton di 19 Seri MotoGP 2019, Mana Paling Ramai?

Jumlah total penonton di 19 seri MotoGP 2019 ternyata mengalami penurunan. Paling tajam terjadi di sirkuit Silverstone yang mengalami penurunan tajam.

Diterbitkan 20 Desember 2019, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Buriram- MotoGP Thailand kembali menjadi seri yang paling ramai ditonton di 2019 lalu. Ini menjadi kedua kalinya Thailand meraih jumlah penonton terbanyak.

Meski baru masuki tahun kedua, MotoGP Thailand berhasil memperbesar jumlah penonton hingga 4.120 orang. Jumlah total penonton di sini mencapai 226.655 orang.

Torehan jumlah penonton itu diraih dalam tiga hari lomba atau sejak Jumat. Sedangkan balapan di Minggu, jumlah penonton mencapai 95 ribu orang.

MotoGP Thailand menjadi tontonan menarik musim ini. Pada seri ini, Marc Marquez meraih gelar juara usai menyalip Fabio Quartararo di lap-lap akhir.

Meski menjadi balapan MotoGP dengan jumlah penonton terbanyak, tapi Thailand masih kalah dari Assen Belanda dalam hal jumlah penonton di hari balapan. MotoGP Belanda menarik 105 ribu penonton di hari balapan. Balapan di Le Mans dan Sepang juga mencapai angka 100 ribuan.

 

Menurun

Sayangnya, jumlah total penonton dalam 19 seri MotoGP ternyata mengalami penurunan. Total tercatat, ada 2.863.113 penonton sepanjang musim 2019.

Penurunan terbesar terjadi di MotoGP Inggris di sirkuit Silverstone sebesar 10.827 penonton. Ini boleh jadi efek dari pembatalan MotoGP Inggris di 2018 lalu.

Selanjut terjadi juga penurunan di Mugello (10.800 penonton), Aragon (9.667) dan Austria (9.431). Sebaliknya terjadi peningkatan di Argentina (7.947) dan Sachsenring (7807).

 

Jumlah Penonton

Thailand: 226.655

Le Mans: 206.323

Sachsenring: 201.162

Austria: 197.315

Republik Ceko: 186.793

Argentina: 179.551

Valencia: 176.826

Sepang: 170.778

Assen: 167.5000

Italia: 158.300

Katalunya: 157.827

Jerez: 151.513

Mugello: 139.329

 

 

Video:

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Atlet 13 Tahun China Rebut 2 Emas Asian Games 2026, Waktunya Dekati Rekor Dunia

Defri Saefullah, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan