SEA Games 2019: 5 Fakta Menarik Usai Indonesia Pertahankan Medali Emas Bulu Tangkis

Lima fakta menarik di balik kesuksesan tim beregu putra Indonesia merebut medali emas bulu tangkis SEA Games 2019 di Filipina.

Diterbitkan 04 Desember 2019, 14:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sebelumnya, Indonesia merebut podium pertama pada SEA Games 2007, SEA Games 2009, SEA Games 2011 di Indonesia, SEA Games 2013, SEA Games 2015 Singapura, dan SEA Games 2017 di Malaysia.

Medali Emas ke-17 Sejak 1977

Total, Indonesia telah mengumpulkan 17 medali emas dari nomor beregu putra pada ajang SEA Games, sejak 1977.

Setelah merebut medali emas pada SEA Games 2019, Anthony Ginting dkk. menyamai rekor SEA Games 1977-1987. Pada dekade itu, Indonesia merebut enam medali emas secara beruntun.

2 Pelatih Indonesia di Tim Malaysia

Pertarungan Indonesia versus Malaysia di final bulutangkis beregu putra SEA Games 2019 menjadi ajang adu strategi pelatih asal Indonesia.

Tunggal putra Malaysia dilatih legenda bulutangkis Indonesia, Hendrawan. Pelatih ganda putra Malaysia juga berasal dari Indonesia, yakni Paulus Firman.

Pergantian Pemain

PBSI melakukan pergantian pemain sehari menjelang keberangkatan ke SEA Games 2019. Anthony Sinisuka Ginting dipanggil untuk memperkuat tim beregu. Ia menggantikan Daniel Marthin.

Namun, Anthony dan Jonatan tidak akan turun di nomor perorangan karena akan bertanding di BWF World Tour Finals 2019 di Guangzhou.

Strategi PBSI berhasil karena Anthony sukses menyumbang poin kedua Indonesia atas Malaysia.

Disadur dari Bola.com (Penulis Wiwig Prayugi, Editor Aning Jati Published 04/12/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Wiwig Prayugi, Bogi Triyadi, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan