Polisi Malaysia Anggap Pengeroyokan Suporter Timnas Indonesia Sebagai Kasus Perampokan

Dua suporter Indonesia dikeroyok di Malaysia jelang pertandingan Malaysia vs Indonesia, 19 November 2019 lalu.

Diterbitkan 25 November 2019, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"PDRM meminta pelapor dan rekannya yang menjadi korban dalam insiden itu segera bertemu dengan penyidik untuk melanjutkan penyelidikan. PDRM juga memohon bantuan KBRI agar menginformasikan hal ini kepada pelapor," bunyi pernyataan resmi PDRM. 

PDRM juga mengaku tengah mempelajari video terkait insiden ini, yang tengah beredar di media sosial beberapa waktu lalu. PDRM ingin mencari tahu penyebar dan pihak yang merekam kejadian tersebut. "Siapa saja yang punya informasi mengenai kejadian ini, kami harap bersedia untuk menemui PDRM untuk membantu dalam menyelidiki kejadian ini."

Menpora Malaysia Minta Maaf

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq membantah telah terjadi pengeroyokan terhadap suporter Indonesia. Dia juga menganggap video pemukulan Fuad dan Yovan hoaks.

Namun kemudian, Saddiq meminta maaf kepada masyakarat Indonesia. Saddiq mengaku telah meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian dalam video tersebut. Saddiq juga meminta agar korban atau saksi muncul untuk membantu pihak kepolisian mengungkap kasus tersebut. (Simak permintaan maaf Saddiq pada tauan ini). 

Pemerintah Indonesia melalui kementerian pemuda dan olahraga telah melayangkan nota protes atas insiden ini dan menuntut permintaan maaf dari Malaysia. 

 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan