Sukses

Balik ke AC Milan, Maldini Tak Mau Jadi Manajer Klub Lain

Liputan6.com, Milan - Legenda AC Milan, Paolo Maldini, mengutarakan soal kariernya bersama salah satu klub raksasa Serie A tersebut. Maldini bahkan sudah membuat pernyataan penting soal masa depannya.

"Saya tidak akan menjadi manajer di klub lain. AC Milan lebih kuat dari tahun lalu. Idenya adalah untuk meningkatkan posisi tahun lalu yang merupakan musim terbaik dari enam terakhir, dan ini adalah fakta," kata Maldini pada Sky Sport 24.

Disinggung soal kembali dirinya ke Milan, Maldini menjawabnya dengan tegas: "Itu adalah keputusan hati, saya pasti akan berakhir di sini, saya tidak akan pergi untuk melakukan pekerjaan ini di tempat lain," katanya.

"Saya berharap untuk tinggal di sini selamanya, tetapi kemudian saya akan menyelesaikan petualangan manajemen saya juga," ujar Maldini, yang kini menjadi salah satu Direktur AC Milan.

 

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai jutaan rupiah dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Hasrat Besar

Seperti diketahui, Maldini telah pergi dari AC Milan pada tahun 2009 tetapi dibawa kembali oleh Elliott Management tahun lalu. Meskipun demikian, performa Rossoneri belum juga membaik musim ini.

Maldini kemudian ditanya siapa yang mendorong kepindahan ini? "Tentu saja, tetapi ada juga ketika saya adalah seorang pemain. Tetapi ada hasrat besar untuk warna-warna ini, tidak ada yang meragukannya."

3 dari 3 halaman

Dinasti Maldini

AC Milan bisa menjadi klub besar karena ada dinasti Maldini. Cesare Maldini menjadi generasi pertama yang mengawali kesuksesan bersama Rossoneri.

Cesare memperkuat AC Milan pada 1954 hingga 1966. Puncak kariernya tentu saja saat memenangkan final Liga Champions 1963 di Inggris. Itu merupakan gelar pertama Rossoneri di kancah Eropa.

Setelah Cesare, anaknya, Paolo Maldini sukses besar bersama AC Milan. Rossoneri bersama Paolo Maldini sukses besar. Paolo Maldini yang mengawali karier di Milan sejak tahun 1984 atau masih berusia 16 tahun, mengantarkan Milan meraih 24 trofi.

Loading
Artikel Selanjutnya
Jadwal Liga Italia Pekan 25: Juventus dan AC Milan Disiarkan Langsung
Artikel Selanjutnya
Jadwal Liga Italia, Siaran Langsung SPAL vs Juventus