7 Momen Drama dan Kontroversi dalam Rivalitas MU Vs Liverpool

Rivalitas Manchester United (MU) vs Liverpool telah terkenal sejak lama dan jelang laga akhir pekan ini, momen-momen ikonik di masa lampau menjadi pengingat.

Diterbitkan 18 Oktober 2019, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pemain asal Uruguay tersebut menolak berjabat tangan dengan Evra. Manajer MU saat itu, Sir Alex Ferguson, saat geram. Dia bahkan mengatakan Suarez semestinya tak diizinkan lagi memperkuat Liverpool selamanya karena tindakan itu.

Setelah MU menang 2-1 pada laga itu, Evra memutuskan membalas dengan berselebrasi di depan Suarez.

3. Torres Vs Vidic

Setiap kali Manchester United dan Liverpool saling jegal pada era pertengahan 2000, selalu ada duel mini di lapangan. Duel yang dimaksud adalah Fernando Torres versus Nemanja Vidic. 

Pemenangnya hampir selalu adalah Torres. Striker Liverpool itu bagaikan mimpi buruk bagi Vidic. 

Duel kontra Liverpool sepertinya selalu menjadi momen buruk  bagi Vidic. Bek asal Serbia itu mendapat kartu merah dalam tiga pertemuan beruntun melawan The Reds. 

Salah satu momen ikonik Vidic versus Torres terjadi saat Liverpool menang 4-1 di Old Trafford pada 2009. Saat itu, Vidic melakukan kesalahan sehingga memudahkan Torres membobol gawang MU. 

 

4. Ryan Babel Picu Kontroversi soal Howard Webb

Manchester United mengalahkan Liverpool 1-0 pada babak ketiga Piala FA 2011. Satu-satunya gol kemenangan MU lahir dari titik penalti pada awal pertandingan. 

Pertandingan tersebut benar-benar membuat kesal fans Liverpool. Wasit Howard Webb juga mengganjar kartu merah untuk kapten Liverpool, Steven Gerrad, pada babak pertama. 

Setelah pertandingan, pemain Liverpool Ryan Babel memicu kontroversi. Dia mengunggah foto Webb di Twiiter, dengan keterangan provokatif. 

"Dan mereka menyebutnya salah satu wasit terbaik? Itu lelucon.

Gara-gara ulahnya tersebut, Babel dijatuhi denda 10.000 pounds. 

  

5. Gol John O'Shea

Mungkin ini menjadi gol terpenting dalam karier John O'Shea. Bek MU tersebut menjadi pahlawan kemenangan untuk timnya saat melawat ke markas Liverpool dalam lanjutan Premier League di Anfield, 2 Maret 2007. 

Pada laga tersebut, Manchester United kehilangan Wayne Rooney yang mengalami cedera. Situasi makin buruk bagi Setan Merah setelah gelandang Paul Scholes diusir wasit setelah mengasari Xabi Alonso. Liverpool juga tampil dominan pada laga itu. 

Namun O’Shea, yang baru diturunkan di menit ke-73 menggantikan Rooney, mencetak satu-satunya gol pada laga tersebut. Dia menyambar bola setelah kiper Pepe Reina gagal menangkap tendangan bebas Cristiano Ronaldo dengan sempurna. Gol itu sangat dramatis karena tercipta pada injury time. 

 

6. Scholes Dapat Kartu Merah karena Mengasari Alonso

Pada laga Manchester United kontra Liverpool di Anfied pada 2 Maret 2017 juga ada momen lain yang tak kalah menarik, yaitu pelanggaran Paul Scholes terhadap Xabi Alonso. 

Saat itu Scholes terlibat perebutan bola dengan Alonso. Perebutan bola itu berujung petaka bagi Scholes setelah tangannya bermain dan mengarah kepada Alonso.

Wasit tak bisa menolerir tindakan gelandang legendaris MU itu. Scholes pun diusir wasit karena insiden tersebut pada menit ke-86. 

 

7. Selebrasi Kontroversial Gary Neville

Bek legendaris Manchester United, Gary Neville, dikenal selalu menempatkan Liverpool sebagai rival terbesarnya di Premier League. Alhasil, semangatnya selalu menggebu-gebu setiap menghadapi laga kontra Liverpool. 

Gary Neville bahkan pernah mendapatkan hukuman atas selebrasi berlebihan yang dilakukannya pada partai melawan Liverpool di Old Trafford. Dia didenda 5 ribu pound sterling.

Insiden itu terjadi sesaat setelah gol penentu kemenangan MU atas Liverpool yang dicetak Rio Ferdinand pada menit ke-90. Neville melakukan selebrasi dengan berlari ke arah fans The Reds sambil memperlihatkan logo MU di jerseynya.

Fans Liverpool menilai tindakan Neville itu bernada melecehkan. FA juga memutuskan serupa. FA menilai tindakan Neville tidak pantas karena berpotensi memicu konflik. 

Sumber: Sportjoe

Disadur dari Bola.com (Yus Mei Sawitri/Yus Mei Sawitri, published 18/10/2019)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan