Ellyas Pical, Petinju Indonesia Pertama yang Meraih Gelar Juara Dunia di Luar Negeri

Ellyas Pical pernah mengharumkan nama Indonesia lewat tinju di era 1980an.

Diterbitkan 07 Oktober 2019, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Sekali lagi, 15 ronde yang akan berlangsung di antara kedua petinju. Hyaak. jatuh," kata Sambas, melihat Chun terbaring di atas ring.

Terkapar Usai Pensiun

Setelah melawan Chun, Pikal tercatat meladeni beberapa petinju internasional lain seperti Wayne Mulholland (Australia), Cesar Polanco (Republik Dominika, dan Dong-Chun Lee (Korea Selatan), dan Khaosai Galaxy (Thailand).

Nama terakhir sempat membuat Pical frustasi karena kalah. Namun ia mampu bangkit dan merebut gelar IBF kelas bantam junior melawan Tae-Ill Chang asal Korea Selatan.

Gelar itu akhirnya harus kembali melayang dari tangan Pical usai ia kalah melawan Juan Polo Perez (Kolombia) dalam pertarungan di Amerika Serikat, 4 Oktober 1989.

Usai melawan Perez, Pical perlahan pamit dari dunia tinju. Selepas pensiun, kehidupan Pical sempat 'naik-turun' hingga ditangkap polisi pada 13 Juli 2005 karena kasus obat-obatan dan dihukum 7 bulan.

Dibuatkan Film

Kasus Pical mengundang sorotan dari publik terkait perhatian pemerintah terhadap mantan atlet. Maklum, keterpurukan Pical dinilai terjadi salah satunya karena kurangnya perhatian terhadap pemerintah.

Setelah menjalani hukuman, Pical lalu bekerjadi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Kini, kisah hidupnya pun sedang dalam rencana untuk difilmkan.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Luthfie Febrianto, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan