Ujian Zidane di Bulan Melelahkan Real Madrid

Setelah jeda internasional, Real Madrid bakal menghadapi 7 pertandingan dalam 22 hari.

Diterbitkan 10 September 2019, 18:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Madrid Zinedine Zidane punya mimpi besar ketika ditunjuk kembali menangani Real Madrid, pada pertengahan musim lalu: mengembalikan kejayaan Los Blancos! Zidane ingin mengulang kisah sukses saat pertama kali dipercaya menangani tim ibu kota itu pada 2016-2018 lalu.

Dalam dua tahun, Zizou--panggilan Zinedine Zidane-sukses mempersembahkan satu gelar La Liga (2016-17) dan tiga gelar Liga Champions (2015-16, 2016-17, dan 2017-18).

Namun perjalanan Zidane kali ini lebih terjal. Program yang ingin dijalankannya tidak mulus. Di bursa transfer, Zidane gagal mendapatkan pemain yang diinginkan, yakni Paul Pogba. Hingga jendela transfer ditutup, pemain asal Prancis itu tetap di Manchester United.

Selain itu, Zidane gagal menyingkirkan Gareth Bale. Padahal sejak awal Zidane sudah tidak memasukkan pemain asal Wales tersebut dalam rencananya untuk musim ini. Meski sampai saat ini masih berseragam Real Madrid, Bale sulit tampil lepas dalam situasi yang tak pasti.

Jalan semakin terjal setelah badai cedera menghantam Los Blancos. Sejak pramusim amunisi Real Madrid terus menyusut. Diawali cedera yang menimpa Marco Asensio, jumlah pemain Madrid yang terpaksa menepi terus bertambah, yakni Eden Hazard, Isco, dan James Rodriguez. Terbaru, striker Luka Jovic juga cedera saat memperkuat Timnas Serbia melawan Portugal di Kualifikasi Piala Eropa 2020, pada Minggu (8/9/2019).

Situasi ini membuat Real Madrid sulit menemukan penampilan terbaiknya di awal musim. Dengan stok amunisi terbatas, Real Madrid baru mengemas satu kemenangan dari tiga laga, yakni saat menang 3-1 atas Celta Vigo. Sementara dua laga lainnya berakhir dengan skor imbang, yakni 1-1 saat menjamu Real Valladolid dan 2-2 saat bertandang ke Villarreal.

Dengan koleksi lima poin, Real Madrid pun untuk sementara berada di urutan kelima klasemen sementara, terpaut empat poin dari pemuncak klasemen Atletico Madrid.

Ujian Zidane sebenarnya belum usai. Sebaliknya, tantangan yang lebih berat justru menanti mantan pemain Juventus itu saat jeda internasional berakhir. Pasalnya, Real Madrid harus berhadapan dengan jadwal yang super ketat. Menurut AS, dalam 22 hari, Zidane dan pasukannya harus melewati 7 pertandingan--di liga domestik dan Liga Champions.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Rinciannya, lima pertandingan La Liga dan dua Liga Champions. Artinya dalam beberapa minggu ke depan, Madrid rata-rata harus melalui dua laga setiap pekannya.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan