HEADLINE: Sukses 3 Kali Juara Dunia, Ahsan / Hendra Menuju Legenda Baru Bulu Tangkis?

Paling akhir, Ahsan/Hendra sukses meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 yang digelar di Basel, Swiss.

Diterbitkan 28 Agustus 2019, 00:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Usia mereka memang sudah tidak lagi muda. Hendra Setiawan, genap berusia 35 tahun pada tahun 25 Agustus lalu. Sementara Muhammad Ahsan, pasangannya, hanya empat tahun lebih muda.

Maka itu, salah satu ganda putra terbaik Indonesia ini dijuluki The Daddies, alias "bapak-bapak". Kebetulan, keduanya memang berstatus sebagai bapak. Hendra punya tiga orang anak dari sang istri, Sandiana Arief. Sedangkan Ahsan, dari pernikahannya dengan Christine Novitania, memiliki dua orang anak.

Tapi, jangan tanya aksi mereka di court, lapangan bulu tangkis. Di usia yang sudah tidak muda lagi, Ahsan/Hendra masih mampu membuktikan diri sebagai ganda putra terbaik di dunia.

Paling akhir, mereka sukses meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 yang digelar di Basel, Swiss. Di partai puncak, tepat di hari ulang tahun ke-35 Hendra, mereka mengalahkan pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi: 25-23, 9-21, dan 21-15.

Sebelumnya, di semifinal, Ahsan/Hendra mengalahkan rekannya sesama ganda putra Indonesia, yang usianya jauh di bawah mereka: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Pasangan dengan kombinasi usia 24 dan 23 tahun itu mereka hantam 21-16, 15-21, dan 21-10.

Bagi Ahsan/Hendra, ini medali emas ketiga alias hattrick mereka di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Sebelumnya, pada tahun 2013 dan 2015, pasangan ini juga tampil jadi kampiun di nomor ganda putra dengan memenangi medali emas.

Maka itu, di Kejuaraan Dunia ini, Ahsan/Hendra punya rekor langka. Mereka jadi ganda putra pertama yang tidak pernah mengalami kekalahan sepanjang sejarah mengikuti ajang ini.

Khusus bagi Hendra, ini merupakan gelar juara dunia keempatnya. Sebab, selain bersama Ahsan, pada 2013 dan 2015, Hendra juga pernah memenangkan ajang ini saat berpasangan dengan Markis Kido pada 2007.

Dengan begitu, Hendra pun menyamai rekor legenda bulu tangkis Indonesia, Liliyana Natsir yang pernah empat kali bergelar juara dunia untuk nomor ganda campuran. Empat gelar itu didapat Butet, panggilan Liliyana pada 2005 dan 2007 bersama Nova Widianto serta 2013 dan 2017 berpasangan dengan Tontowi Ahmad.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Mereka ([Ahsan/Hendra](4046778 "")) memang punya mental juara! Pasangan yang luar biasa," ujar pelatih kepala ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi.

Halaman
Show All
Edu Krisnadefa, Irna Gustiawati, Elin Yunita KristantiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan