Krisis Manchester United Belum Berakhir

Manchester United belum menemukan formula yang tepat agar bisa bersaing dengan Manchester City dan Liverpool yang kini masih menguasai Liga Inggris.

Diterbitkan 27 Agustus 2019, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) masih jauh dari kata selesai dari krisis. Jangankan gelar juara Liga Inggris, bisa kembali meraih posisi empat besar saja bakal jadi tugas yang cukup berat bagi skuat Ole Gunnar Solskjaer.

Manchester United memulai musim dengan kemenangan telak 4-0 atas Chelsea. Liga Inggris dan fans MU pun bersorak. Kemenangan yang ditorehkan lewat gol Anthony Martial, Marcus Rashford (2 gol) dan Daniel James ini langsung digadang-gadang menjadi start bagus buat Setan Merah.

Padahal, jauh panggang dari api. Sejak awal, MU memang diragukan bisa berbuat banyak musim ini. Maklum, aktivitas transfer MU musim ini terbilang minim yaitu merekrut tiga pemain saja; Daniel James, Aaron Wan-Bissaka dan Harry Maguire.

Memecahkan rekor transfer untuk Maguire yang dinobatkan sebagai bek termahal belum cukup. Masalah Manchester United di Liga Inggris ternyata tidak hanya di posisi pertahanan saja, namun semua sektor.

Kekuatan MU juga melemah setelah Romelu Lukaku hengkang ke Inter Milan. Sedangkan lini tengah relatif diisi pemain yang sama kecuali kehadiran Scott Mc Tominay sebagai starter dan Daniel James.

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer meyakini timnya hanya kurang beruntung saat kalah dari Crystal Palace.Meski dia mengaku timnya memang tampil buruk melawan klub asal London tersebut.

"Ya tentu saja (hasil yang sulit diterima). Pada paruh pertama kami bermain buruk. Dalam setengah jam pertama Anda merasa mengendalikan laga dan mungkin sepertinya terlalu mudah. Kami benar-benar tidak memiliki semangat dan urgensi tentang diri sendiri, dan mereka mencetak gol dengan peluang pertama," ujar Solskjaer.

"Itu hanya (umpan) tendangan jarak jauh, itu (gol Jordan Ayew) seharusnya tidak pernah terjadi, itu adalah pertahanan yang buruk. Tetapi pada babak kedua, saya menilai kami sangat baik," lanjutnya.

MU menuai dua hasil buruk di dua pekan terakhir. Imbang lawan Wolverhamtpon dan dikalahkan New Castle tentu tidak ada dalam skema Solskjaer untuk Manchester United. Pekan depan, Manchester United akan tandang ke markas Southampton untuk menguji kembali ketangguhan mereka.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Masalah pelik harus segera dibenahi [Manchester United.](4047650 "") Diantaranya masalah eksekutor penalti yang dua laga beruntun gagal melaksanakan tugas dengan baik sehingga Manchester United terjungkal.

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan