Menanti 'Ledakan' Coutinho di Bayern Munchen

Coutinho banjir kritik di Barceloa. Kini, ia telah moved on dan siap bangkit bersama Bayern Munchen.

Diterbitkan 23 Agustus 2019, 17:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kekuatan terhebatnya adalah kemampuan untuk mengacak-acak lawannya. Dengan kemampuan dribel, tapi juga dengan kecerdasannya, yang berarti bahwa dia tahu bagaimana menggunakan pemain lain di depan gawang, dia tahu bagaimana cara membuat mereka bebas. Namun ia harus meningkatkan kemampuan mencetak golnya," ujar Ze Roberto.

(AFP/Christof Stache)

Hal senada dikatakan Jurgen Klopp. Mantan pelatih Coutinho di Liverpool itu percaya, pindah ke Munchen adalah langkah tepat dalam karier sang playmaker.

“Ini sangat masuk akal. Ia bisa sukses di klub tersebut. Kami juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan Coutinho. Namun, kami tak memiliki dana untuk memboyongnya.”

“Coutinho adalah pemain kelas dunia, saya yakin ia bisa beradaptasi dengan baik di Munchen. Mereka telah melakukan transfer yang luar biasa,” ia menambahkan.

Bebas dari Belenggu Messi

(AFP/Lluis Gene)

Banyak teori mengapa Coutinho gagal di Barcelona. Salah satu yang menarik adalah ia terus berada di bawah bayang-bayang Lionel Messi. Hal tersebut diutarakan Rivaldo.

"Tidak pernah mudah untuk menemukan ruang di tim di mana Messi terus-menerus mendapat semua pujian dan tanggung jawab," ucap Rivaldo.

"Ada beberapa pemain di dunia yang mampu mencapai situasi seperti itu dan memaksakan diri mereka sendiri, dan mungkin Coutinho tidak memiliki cukup kesabaran untuk menemukan tempatnya di tim."

"Bintang Argentina itu adalah pemimpin tim dan akan terus bermain di level terbaiknya selama sekitar tiga atau empat tahun lagi, sehingga sulit untuk melihat pemain lain bersinar dalam performa terbaik mereka di Barcelona," ia menambahkan.

Kini, setelah bebas dari bayang-bayang Messi, Coutinho dituntut untuk kembali ke performa terbaik seperti saat membela Liverpool. Mampukah dia? Kita tunggu saja.

Saksikan video pilihan di bawah ini: 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Jonathan Pandapotan Purba, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan