Kelebihan dan Kekurangan 5 Pemain Sayap Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy memanggil lima pemain sayap untuk pemusatan latihan menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Diterbitkan 21 Agustus 2019, 13:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

McMenemy mencoret Rizky Pora dan menyertakan Febri sebagai penggantinya.

Meski tim yang dibelanya, Persib Bandung, sedang terpuruk, catatan statistik Febri bertolak belakang. Gelandang berusia 23 tahun itu masih mampu menghasilkan empat gol dan tiga assists dari 14 penampilan.

Namun, berat buat Febri untuk menjadi pemain utama di Timnas Indonesia. Dari tiga laga terakhir bersama Skuat Garuda, jebolan Timnas Indonesia U-23 ini hanya mengumpulkan total 36 menit bertanding.

Greg Nwokolo

Setelah absen memperkuat Timnas Indonesia ketika menghadapi Yordania dan Vanuatu, Greg Nwokolo kembali menghiasi skuat McMenemy. Penyerang sayap berusia 33 tahun ini adalah pencetak satu dari dua gol Skuat Garuda saat mengalahkan Myanmar 2-0 pada partai uji coba, 25 Maret lalu.

Satu tempat Timnas Indonesia diprediksi bakal dikunci oleh Greg. Saat melawan Myanmar, Greg ditempatkan sebagai penyerang tengah. Mengingat McMenemy memanggil tiga bomber untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022, pemain naturalisasi itu kemungkinan akan ditaruh di pos gelandang sayap.

Irfan Bachdim

Irfan Bachdim bukan pilihan utama di Bali United. Namun, Simon McMenemy tetap memanggilnya ke Timnas Indonesia.

Delapan dari dua penampilan Bachdim bersama Bali United di Liga 1 2019 bermula dari bangku cadangan. Di Timnas Indonesia, peluang untuknya menjadi starter pun tipis, mengingat pemain berusia 31 tahun itu akan bersaing dengan pemain-pemain yang lebih muda dan produktif dibanding dirinya.

Sumber: Bola.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Wiwig PrayugiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan