Daftar Klub Eropa yang Berganti Nama di PES 2019

Beberapa klub elite berganti di game PES karena Konami tak memiliki lisensi.

Diterbitkan 23 Juli 2019, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pada edisi PES 3 (2003), klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu ini dinamakan Chamartin. Chamartin memang merupakan bagian dari daerah Madrid dan menjadi lokasi dari Santiago Bernabeu.

Mad Rojo (Atletico Madrid) ​

Walau memiliki tingkat kesuksesan yang berbeda dengan rival sekota mereka, Atletico Madrid tetap merupakan salah satu klub dengan sejarah tinggi dalam sepak bola Spanyol. Keberadaan mereka di dekat Sungai Manzanares membuat Atletico menjadi salah satu ikon di daerah Madrid.

Pada seri gim PES 2009, Atletico, yang memiliki julukan Los Rojiblancos itu menggunakan nama Mad Rojo.

Arzegum (Arsenal) ​

Arsenal merupakan salah satu klub yang terlibat dalam sejarah Premier League secara signifikan, terutama saat mereka menjadi juara pada musim 2003/04 tanpa merasakan satupun kekalahan. The Gunners juga merupakan salah satu klub terbesar dalam sepak bola Inggris.

Pada seri gim PES 2008 (untuk perangkat PS3), Arsenal hadir dengan nama Arzegum. Nama yang tidak masuk akal bahkan sebelas tahun setelah digunakan dalam seri gim tersebut.

Liguria (Chelsea)

Chelsea juga merupakan salah satu klub yang memberikan kontribusi tinggi dalam sejarah Premier League dan sepak bola Inggris secara keseluruhan, terutama sejak Roman Abramovich menjadi pemilik pada 2003.

 Sebelum periode itu, mungkin nama klub dengan julukan The Blues itu kurang terkenal dibandingkan dengan klub-klub besar lainnya di Eropa. Pada seri gim PES 2 (2002), Chelsea ada di dalam gim itu dengan nama Liguria.

Trad Bricks (Manchester United) ​

Sebagai klub dengan gelar juara Premier League terbanyak (13 titel), Manchester United dapat disebut sebagai klub tersukses dalam era modern sepak bola Inggris. Klub yang dikenal dengan julukan Setan Merah ini juga memiliki berbagai pemain yang membuat mereka menarik untuk digunakan dalam berbagai gim sepak bola.

 Terdapat dua nama yang seharusnya masuk berkaitan dengan United dalam daftar ini. Pada PES 2, mereka muncul dengan nama Aragon. Satu tahun kemudian, dengan nama Trad Bricks. Keduanya sama sekali tidak masuk akal.

 

Lloyd (Manchester City) ​

Sempat dikenal sebagai klub tetangga yang tidak berarti bagi Manchester United, kini Manchester City berhasil menjadi kekuatan yang tidak dapat diremehkan di Premier League. Dominasi yang mereka rasakan kini nampak akan berlangsung dalam jangka panjang.

 Saat pertama kali muncul dalam seri gim PES 3 (2003), City muncul dengan menggunakan nama Lloyd. Nama yang lebih cocok untuk menggambarkan seorang individu ketimbang klub.

Ile De France (Paris Saint-Germain) ​

Meskipun saat ini dipandang sebagai klub yang hanya berusaha membangun klub mereka dengan mendatangkan pemain-pemain bintang, tetapi Paris Saint-Germain merupakan salah satu klub terbaik di Prancis. Paris menjadi daerah yang menghasilkan berbagai pemain sepak bola dengan bakat tinggi.

Pada seri gim PES 3 hingga PES 5, PSG muncul dengan nama Ile De France, yang merupakan salah satu daerah di Paris dengan berbagai ikon seperti Louvre dan Menara Eiffel.

Marche (Inter Milan) ​

Sebagai salah satu klub terbesar dalam sejarah Serie A, Inter Milan bukan merupakan nama yang asing bahkan bagi orang-orang yang tidak mengikuti sepak bola secara rutin. Inter masih menjadi klub pertama Italia yang mendapatkan tiga gelar juara dalam satu musim (Serie A, Coppa Italia, dan Champions League).

 Pada seri gim PES 2 (2002), mereka muncul dengan nama Marche. Nama yang lebih sering digunakan sebagai nama restoran di berbagai belahan dunia.

 

Rekordmeister (Bayern Munchen)

Bayern Munchen adalah klub yang sampai saat ini masih menguasai sepak bola Jerman dengan raihan gelar juara Bundesliga terbanyak (29 titel). Die Roten juga memiliki beberapa pemain yang rutin membela Timnas Jerman, dan menjadi klub teladan dalam negara tersebut.

 Pada seri gim PES 3 dan 4, Bayern muncul dengan nama Rekordmeister, sesuai dengan status mereka sebagai klub tersukses dalam sepak bola Jerman.

Museumplein (Ajax) ​

Ajax merupakan salah satu klub terbesar dalam sepak bola Belanda dan memiliki berbagai sejarah di Eropa. Puncak dari kesuksesan mereka terjadi pada saat menjadi juara Champions League pada musim 1994/95. Ajax juga dikenal dengan tradisi mereka untuk menghasilkan berbagai pemain muda berbakat.

Pada seri gim PES 3, mereka muncul dengan nama Museumplein. Satu tahun sebelumnya dengan nama Rijnkanaal. Setelah PES 3, Ajax selalu muncul sebagai klub yang memiliki lisensi penuh di seri gim PES lainnya.  

Sumber: Bola.net

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan