Rahasia Adrian Mattheis Menang di ONE: Masters of Destiny

Atlet asal Ternate ini mengalahkan petarung muda asal Cina, Li Zhe, dalam laga divisi strawweight.

OlehThomas
Diterbitkan 14 Juli 2019, 18:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Saya telah menonton pertandingan terbaru Li Zhe, yang membuat tim saya memodifikasi game plan untuk Malaysia.”

Atlet yang berdomisili di Jakarta itu juga menepati janjinya untuk menyelesaikan laga di ronde kedua. Ia memberikan pernyataan ini sebelum terbang ke Malaysia untuk mengikuti serangkaian tes dan persiapan sebelum pertandingan.

“Jika saya mampu, saya ingin menyelesaikan di ronde kedua. Karena ia adalah lawan baru, saya ingin mengamati apa yang ia lakukan di ronde pembuka, dan menggunakan waktu yang ada untuk menemukan celah serangan,” kata Adrian saat itu.

Kemenangan ke-10

Ajang ONE: MASTERS OF DESTINY menjadi saksi kemenangan ke-10 dalam karier Adrian sebagai atlet seni beladiri campuran (MMA) professional.

Sejak bergabung bersama ONE Championship, kemenangan di Kuala Lumpur ini adalah kemenangan kesembilannya, dimana ia menjadi atlet Indonesia dengan catatan kemenangan terbanyak setelah “The Terminator” Sunoto.

Pertandingan melawan Li Zhe menjadi kemenangan keempatnya melalui penghentian pertandingan oleh wasit, atau stoppage, sekaligus menambah catatan penyelesaian terbanyak sebanyak delapan kali dalam divisinya.

Salah satu calon lawan paling potensial berikutnya bagi Adrian Mattheis adalah Jeremy “The Jaguar” Miado; striker asal Filipina yang telah menumbangkan beberapa nama besar seperti mantan Juara Dunia ONE Strawweight Dejdamrong Sor Amnuaysirichoke dan pegulat Cina Peng Xue Wen.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan