Jacksen F Tiago Kembali Tangani Persipura

Jacksen F. Tiago tak lama-lama menanggur. Kurang dari sebulan mengundurkan diri dari Barito Putera ia langsung didapuk sebagai nakhoda Persipura.

Diterbitkan 11 Juli 2019, 17:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Simbol Kejayaan

 Jacksen pertama kali masuk ke Persipura di pentas Indonesia Super League musim 2008-2009. Saat itu ia menggantikan sosok Yusack Sutanto yang didepak karena bersereru dengan pemain di awal kompetisi.

Di musim perdananya Jacksen yang sebelumnya pernah sukses mengantarkan Persebaya Surabaya juara Liga Indonesia 2004 langsung mempersembahkan trofi kasta tertinggi.

Di tangan Jacksen, Persipura jadi tim yang superior. Mereka memenangi dua gelar kasta tertinggi tambahan pada musim 2010-2011 dan 2013.

Di era Jacksen ia melakukan gebrakan berani mengangkat Boaz Solossa sebagai kapten Tim Mutiara Hitam menggantikan sosok legenda, Eduard Ivakdalam. Ia banyak mempromosikan pemain-pemain belia.

Sayang kebersamaan Jacksen dengan Persipura berakhir pada ISL musim 2014. Ia diminta mundur oleh manajemen yang rumornya tak suka dirinya terlibat banyak aktivitas di luar tim. Saat itu Jacksen terlibat kontrak eksekutif menangani tim junior Danone U-12 yang akan berlaga di Piala Dunia Danone U-12.

Ia kemudian melalang buana ke Malaysia menanggani Penang FA pada periode 2014–2016 sebelum akhirnya kembali ke Tanah Air untuk melatih Barito Putera pada musim 2017. Karier Jacksen di klub tersebut tak panjang.

Di awal Shopee Liga 1 2019 ia memutuskan mundur dari Pasukan Antasari karena merasa gagal menyajikan performa bagus di awal musim. Ia kemudian digantikan oleh Yunan Helmi.

 

Sempat Menyangkal Kembali ke Persipura

Keputusan Jacksen Tiago kembali ke Papua agak mengejutkan. Sebelumnya ia menegaskan belum berpikir untuk menangani klub Liga 1 lainnya usai mengundurkan diri dari Barito Putera.

Dia tetap memegang teguh komitmen dengan manajemen Laskar Antasari hingga kontraknya berakhir 1 Desember 2019.

"Jangan percaya rumor itu. Saya mundur sebagai pelatih kepala Barito Putera bukan ingin pindah atau dapat tawaran dari klub lainnya. Saya mundur karena secara psikologis saya sudah mentok di Barito Putera. Makanya, lebih baik saya mundur agar dipegang orang lain yang bisa membuat tim lebih baik dari saya," tuturnya.

Jacksen Tiago pun meminta namanya tak dikaitkan dengan klub lainnya. "Seperti kemarin, ketika ada kabar saya mundur langsung dihubungkan dengan Persebaya. Sekarang dikaitkan dengan Persipura atau klub-klub lainnya," ujarnya.

Saat diumumkan secara resmi oleh manajemen Persipura sebagai pelatih kepala Tim Mutiara Hitam, Jacksen belum bereaksi. Bola.com mencoba mengontak yang bersangkutan via ponsel namun belum mendapat respons hingga Kamis (11/7/2019) sore.

Sumber: Bola.com

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan