Jurus Finishing Terbaik Para Atlet di One: Legendary Quest

Juara dunia dua cabang olahraga One Championship, Stamp Fairtex, akan mempertahankan gelar juara dunia One Atomweight Muay Thai untuk pertama kalinya bulan Juni ini.

Diterbitkan 03 Juni 2019, 20:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Phoe “Bushido” Thaw menyarangkan sebuah KO fenomenal ketika melawan Sor Sey di ajang One: Quest For Gold – yang dianggap sebagai penyelesaian terbaik di ONE Championship untuk tahun 2018.

Pahlawan asal Myanmar ini memulai dengan serangan jarak jauh, yang disambut oleh sebuah kombinasi pukulan dari atlet Kamboja dengan kemampuan Kun Khmer itu.

Phoe mampu mengatasi agresi Sor dan membalas dengan sebuah jab yang disambung dengan tendangan kanan ke arah rahang lawannya, dimana wasit akhirnya menghentikan pertandingan setelah melihat atlet perwakilan Top Team dari Kamboja ini kepayahan.

P

hoe akan kembali beraksi melawan atlet andalan Indonesia, Victorio “Indra” Senduk, tanggal 15 Juni nanti.

Pukulan Bertubi-Tubi Tarik Khbabez

Ketika Tarik “The Tank” Khbabez bertemu dengan Ibrahim “Mr. Cool” El Bouni dalam sebuah pertandingan penuh pukulan, kemampuannya dalam bertinju menjadi pemisah tingkatan keduanya.

“The Tank” telah memberikan tekanan dari pembukaan ronde pertama dalam ajang One: Pursuit Of Greatness, dimana hal ini tidak dapat dihindari oleh “Mr. Cool.”

Kombinasi seran

gan dari Ibrahim, yaitu tendangan lutut dan hook kiri keras mampu dihindari oleh lawannya, yang merupakan seorang pemegang dua kali Juara Dunia SUPERKOMBAT Heavyweight.

Dengan sebuah uppercut kiri, diikuti dengan dua hook kiri dan sebuah straight kanan, Tarik dengan mudah membuat lawannya kelelahan sebelum wasit menghentikan pertandingan.

Di Shanghai, Tarik akan menghadapi Anderson Silva dalam sebuah pertandingan divisi light heavyweight kickboxing yang mungkin akan menentukan siapa yang akan berlaga dalam perebutan Juara Dunia.

Hantaman Keras Koyomi Matsushima

Koyomi “Moushigo” Matsushima memulai karirnya dalam “The Home Of Martial Arts” melawan mantan Juara Dunia One Featherweight Marat “Cobra” Gafurov, dan berakhir dengan kemenangan.

Pada ronde pertama dalam ajang One: Conquest Of Heroes, Marat mencoba untuk mendekati Koyomi dengan sebuah tendangan rendah, namun ia menurunkan tangan kirinya dan membuka celah di dagunya.

Atlet asal Jepang ini kemudian beralih ke kuda-kuda southpaw dan melayangkan sebuah hook saat “Cobra” berusaha maju. Hal ini menyebabkan rahang Marat terkena sebuah pukulan telak dan ia pun terjatuh.

“Moushigo”

langsung mengejar dan melayangkan pukulan bertubi-tubi sebelum akhirnya dihentikan oleh wasit.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan