Piala Sudirman 2019: Indonesia Belum Tentukan Tunggal Putra untuk Lawan Denmark

Keputusan terkait pemilihan tunggal putra yang akan diturunkan melawan Denmark pada laga Piala Sudirman 2019 diambil pada saat-saat terakhir.

Diterbitkan 21 Mei 2019, 14:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta Tim Indonesia belum memutuskan tunggal putra yang akan diturunkan menghadapi Denmark pada penyisihan Grup B Piala Sudirman 2019, Rabu (22/5/2019). Pelatih tunggal putra PBSI, Hendry Saputra, mengatakan keputusan akan diambil pada saat-saat terakhir menjelang pertandingan. 

Indonesia membawa tiga tunggal putra ke Nanning, China, kota penyelenggara Piala Sudirman 2019, yaitu Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Shesar Hiren Rhustavito. Anthony dan Jonatan punya peluang terbesar untuk diturunkan untuk melawan Viktor Axelsen yang kemungkinan besar akan diturunkan Denmark dalam laga melawan Indonesia.

Anthony tercatat dua kali menang dalam pertemuan terakhir dengan Axelsen dan satu kali kalah di pertemuan pertama. Jonatan pernah satu kali menang dan tiga kali kalah dari Axelsen.

Di dua turnamen terakhir di Malaysia Terbuka 2019, Jonatan mengalahkan Axelsen dengan skor 21-18, 21-19. di Adapun Singapura Terbuka 2019, Jonatan kalah dengan skor tipis 24-22, 18-21, 22-24. Jonathan bisa menjadi opsi untuk laga kedua penyisihan grup Piala Sudirman 2019 ini. 

"Penentuan pemain yang turun itu last minute. Nanti ditentukan setelah rapat tim soalnya ini pertandingan beregu. Intinya siapa pun yang diturunkan, yang penting selama dia bisa fokus, tidak melakukan kesalahan sendiri, kami yakin pasti bisa," ujar Hendry melalui rilis dari PBSI, Selasa (21/5/2019). 

"Di pertemuan terakhir dengan Axelsen, Jonatan kalah di finishing, cara mainnya salah, salah stroke, sehingga mudah dimatikan lawan. Anthony pernah mengalahkan Axelsen, tapi jangan dilihat hanya dari rekor pertemuan. Anthony harus bisa mengurangi kesalahan sendiri dan mainnya lebih fokus," jelas Hendry.

 

Rekam Jejak

Hendry juga menuturkan penentuan penurunan pemain bukan hanya dilihat dari rekam jejak dan peluang, namun juga kondisi terakhir dan kesiapan atlet. Penampilan Anthony di laga penyisihan pertama melawan Toby Penty dari tim Inggris juga dikatakan Hendry tak bisa menjadi patokan karena lawan belum seimbang.

"Dilihat juga dari feeling terakhirnya bagaimana? Kalau pilih yang pasti menang pasti susah, dua-duanya kalau dipilih masih diharapkan bisa menang, bukan dipastikan menang," tutur Hendry.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Kita semua tahu Axelsen pemain berpengalaman, mainnya bagus, dan tidak mudah dikalahkan. Yang penting pemain kami siap dan bisa antisipasi permainan lawan. Penampilan Anthony kemarin tidak bisa dijadikan patokan karena lawan di Anthony satu tingkat. Tapi, kemarin Anthony memang harus turun untuk coba lapangan, itu harus supaya dapat feeling-nya, tidak bisa dadakan langsung main," jelas Hendry soal pemilihan pemain untuk menghadapi Denmark di Piala Sudirman 2019.

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Windi Wicaksono, Aditya WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan