3 Pernyataan Kontroversial Mourinho Soal MU yang Jadi Kenyataan

Mourinho dipecat manajemen MU setelah kalah 0-3 dari Liverpool di Andfield Stadium, Desember 2018 dan posisinya digantikan Ole Gunnar Solskjaer.

Diterbitkan 26 April 2019, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sejak menjadi manajer MU, Mourinho mendatangkan beberapa pemain top. Bahkan, sempat menjadikan Paul Pogba menjadi pemain termahal dunia. Tak hanya itu, Alexis Sanchez, yang dibarter dengan Henrikh Mkhitaryan, menerima gaji tertinggi di skuat Setan Merah.

Namun dengan kondisi sekarang, semua uang yang dikeluarkan manajemen MU tidak berguna. Sanchez bahkan, tidak memiliki kontribusi apa-apa dalam permainan Setan Merah.

Tim Lemah

Juli 2018, Mourinho mengeluarkan pernyataan yang membuat fans MU naik pitam. Dia menyebut Setan Merah merupakan tim yang lemah bila dibandingan raksasa Liga Inggris lainnya.

"Ini bukan skuad kami. Setengahnya bahkan bukan skuad saya, atau bahkan 30 persennya. Saya ingin dua pemain lagi. Namun saya berpikir tidak mungkin mendapatkan dua pemain. Mungkin hanya satu. Saya sudah memberi klub daftar lima pemain yang ingin saya mau bulan lalu."

"Kami tim Inggris terakhir yang bisa juara di Eropa. Saya memenangi delapan gelar, saya satu-satunya orang yang bisa juara di Inggris, Spanyol, dan Italia. Posisi kedua musim lalu adalah prestasi terbaik yang pernah saya raih di sepakbola," papar pria asal Portugal tersebut.

Ucapan ini dikeluarkan Mourinho ketika United bermain buruk selama pra-musim. Sayangnya, Mourinho tidak didukung oleh manajemen untuk membangun kekuatannya sendiri. Mereka malah mendatangkan Fred yang habis dari Piala Dunia, Dalot yang cedera, serta Lee Grant yang sudah tua.

Pernyataan Mourinho kini terbukti benar. Terlebih, selain menelan tiga kekalahan secara beruntun, lini depan MU juga tidak berhasil mencetak gol.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan