Starting XI Juventus yang Didapat Secara Gratis

Juventus kerap mendatangkan pemain secara gratis.

Diterbitkan 16 Februari 2019, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Juventus mengumumkan kedatangan Aaron Ramsey pada musim panas mendatang. Mereka merekrutnya secara gratis.

La Vecchia Signora tidak perlu mengeluarkan uang transfer karena kontrak Ramsey dan Arsenal berakhir di akhir 2018/2019.

Pemain internasional Wales tersebut sudah menyepakati kontrak berdurasi empat tahun dan akan mendapat gaji yang disinyalir sebesar 400 ribu poundsterling per pekan di Juventus. Ramsey pun bakal menjadi pemain asal Inggris Raya bergaji tertinggi sepanjang masa.

Ramsey menambah panjang daftar pemain top yang bergabung dengan Juventus secara gratis. Jawara Italia itu memang cukup sering mendatangkan pemain hebat tanpa mengeluarkan biaya transfer sepeserpun dalam beberapa tahun belakangan ini.

Berikut ini starting XI Juventus yang didapatkan secara gratis seperti dilansir Fox Sports Asia:

Kiper

Neto

Neto meninggalkan Fiorentina pada tahun 2015 dan bergabung dengan Juventus sebagai pelapis Gianluigi Buffon. Dia berada di klub selama dua musim tetapi hanya bermain 22 kali di semua kompetisi. Namun, dia meninggalkan Juve setelah memenangkan lima trofi.

Pemain asal Brasil itu meninggalkan Juve untuk bergabung dengan Valencia dan menjadi kiper utama di sana. Performanya yang mengesankan untuk tim La Liga tersebut membuatnya mendapatkan caps pertamanya di timnas Brasil pada 2018 kendati ada persaingan dari Alisson Becker dari Liverpool dan Ederson Moraes dari Manchester City.

Belakang

Fabio Cannavaro

Fabio Cannavaro merumput di Juventus dalam dua periode terpisah. Yang pertama adalah antara 2004 dan 2006 tetapi setelah Juve terdegradasi karena Calciopoli, ia meninggalkan klub untuk bergabung dengan Real Madrid.

Setelah tiga tahun bersama Real Madrid, kapten Italia saat menjuarai Piala Dunia itu kembali ke Juve dengan status free transfer. Periode keduanya dimulai dengan baik tetapi setelah mengalami cedera pada pertengahan musim, penampilannya menurun sehingga Juve tidak menawarkan perpanjangan kontrak.

Emre Can

Emre Can bukan bek tengah murni tetapi dia sudah bermain dalam skema tiga bek selama musim pertamanya bersama Liverpool dengan cukup sukses. Selain itu, pemain Jerman itu terlalu bagus untuk dicoret dari daftar ini, tetapi dia tidak punya tempat di lini tengah.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Can bergabung dengan Juventus pada musim panas 2018 meskipun Liverpool sangat ingin mempertahankannya. Pemain berusia 25 tahun itu menjalani start yang lambat dalam kariernya di Italia, tetapi performanya sudah meningkat belakangan ini. Lucio Lucio bergabung dengan Juventus dengan status free transfer pada musim panas 2012 setelah meninggalkan Inter Milan di mana ia memenangkan treble pada musim debutnya. Meski datang ke klub Turin dengan reputasi besar, Lucio hanya mendapat sedikit waktu bermain karena kalah dari trio bek Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli. Dia hanya bermain empat kali dalam seragam Juve sebelum kontraknya diakhiri dengan persetujuan bersama pada Desember 2012. Dani Alves Dani Alves dipersilakan meninggalkan Barcelona secara gratis pada tahun 2016 meskipun ia memiliki kontrak yang berlaku hingga 2017. Pemain Brasil itu memilih untuk bergabung dengan Juventus dan dalam satu-satunya musimnya di klub, dia bermain 33 pertandingan, mencetak enam gol, membuat enam assist dan menambahkan dua trofi lagi untuk koleksinya. Alves kemudian bergabung dengan PSG dan monopoli klub Paris itu di Prancis membantunya menjadi pemain yang paling banyak meraih gelar dalam sejarah sepakbola Eropa. Kingsley Coman Kingsley Coman bukan bek sayap tetapi pemain asal Prancis itu harus masuk dalam starting XI. Coman bergabung dengan Juventus dengan status bebas transfer dari PSG pada 2014 tetapi ia hanya bermain 22 kali untuk klub di semua kompetisi dan mencetak satu gol sebelum pindah dengan status pinjaman selama dua tahun ke Bayern Munchen pada musim panas 2015. Pemain Prancis itu sudah berkembang menjadi pemain sayap kelas dunia di klub Bavaria dan pada usia 22, dia sudah memenangkan tiga belas trofi termasuk gelar liga di Prancis, Italia dan Jerman. Hebatnya, Coman sudah memenangkan gelar liga di setiap musim dalam sepanjang karier profesionalnya sejauh ini.

Halaman
Show All
Ario Yosia, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan