Sukses

Terungkap, Pilot Pesawat Emiliano Sala Ternyata Tukang Ledeng

Liputan6.com, Guernsey -- Fakta mengejutkan seputar tragedi pesawat jatuh yang membawa pemain baru Cardiff City, Emiliano Sala, terungkap. Sang pilot, Dave Ibbotson ternyata tak punya lisensi komersial.

Hal ini diungkapkan The Sun. Media asal Inggris itu menyebut, kepolisian Guernsey terus melakukan penyelidikan terkait kecelakaan pesawat yang melibatkan Emiliano Sala.

Pihak kepolisian pun menemukan fakta baru. Ibbotson hanya bekerja sebagai pilot privat. Pekerjaan itu dilakukannya demi mendapatkan jam terbang yang lebih banyak agar mendapatkan lisensi pilot komersial.

Menariknya, kepolisian Guernsey menyebut Ibbotson tidak hanya bekerja sebagai pilot. Dia juga bekerja sebagai joki dan tukang ledeng.

Bahkan, Ibbotson dikenal sebagai tukang ledeng yang andal ketimbang seorang pilot. Dia menjadi joki dan tukang ledeng sebagai pekerjaan tambahan untuk melunasi utangnya.

Seperti diketahui, Emiliano Sala hilang bersama pesawat yang ia tumpangi ketika bertolak dari Nantes menuju Cardiff City. Pemain asal Argentina itu disinyalir mengalami kecelakaan di wilayah Guernsey.

2 dari 3 halaman

Pencarian Dihentikan

Pihak berwajib memutuskan untuk menghentikan usaha pencarian Emiliano Sala pada Kamis (24/1/2019). Tim gabungan pencarian Emiliano Sala telah melakukan usaha penyelamatan selama tiga hari tanpa menemukan apa pun.

Emiliano Sala dinyatakan hilang pada Senin (21/1/2019). Ia dijadwalkan berada di Cardiff City pada hari itu, namun tak kunjung muncul.

Tim pencarian yang terdiri dari pihak berwajib Prancis, Britania Raya dan pulau Channel, telah melakukan pencarian selama tiga hari. Mereka tak menemukan apa pun dalam usaha pencarian tersebut dan memutuskan untuk menyudahi pencarian.

 

3 dari 3 halaman

Pemain Termahal

Sala menandatangani kontrak dengan Cardiff City pada pekan lalu. Pemain 28 tahun tersebut diboyong dari Nantes dengan nilai transfer sebesar 15 juta pound sterling. Angka ini menjadikan Sala sebagai pemain termahal yang pernah didatangkan Cardiff selama ini.

Setelah penandatanganan, Sala kembali ke Nantes untuk acara perpisahan dengan rekan-rekannya. Saat kembali ke Cardiff, pesawat yang ditumpanginya mengalami masalah.

Sala sempat mengirim pesan kepada teman-temannya sesaat sebelum pesawatnya hilang dari radar. Dalam pesan suara itu, Sala mengaku takut dengan situasi yang dihadapinya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading