Sukses

MU Tekuk Spurs, Son Heung-min Jadi Sasaran Pelecehan Rasial

Liputan6.com, Jakarta Son Heung-min mengalami pelecehan rasial pada pertandingan Tottenham Hotspur vs Manchester United (MU) dalam lanjutan Premier League di Stadion Wembley, Minggu (13/1/2019). Ironisnya, hinaan itu justru datang dari suporter Spurs sendiri.

Spurs sebenarnya tidak tampil buruk saat menjamu MU. Namun penyelamatan demi penyelamatan yang dilakukan David de Gea membuat Spurs tidak berkutik. Sebaliknya, Setan Merah justru berhasil memimpin lewat gol tunggal Marcus Rashford menit 44. 

Ini merupakan kekalahan kandang kedua beruntun yang dialami oleh Spurs. Sebelumnya, tim asal London Utara itu sempat bertekuk lutut di hadapan Wolves. 

Sebaliknya, ini merupakan kemenangan keenam secara beruntun MU sejak ditangani oleh Ole Gunnar Solskjaer. Pelatih asal Norwegia itu meruntuhkan rekor berusia 73 tahun. 

Kekalahan yang dialami Spurs bertambah buruk oleh pelecehan yang dilakukan para pendukungnya terhadap Son. Insiden ini sampai membuat muak pimpinan media olahraga Goal, James Dickens, yang kebetulan juga menyaksikan pertandingan tersebut. Dickens merupakan fans Spurs yang memegang tiket terusan Spurs selama 20 tahun. 

"Saya tidak punya mengalaman mengenai rasisme di sepak bola dalam 15 tahun terakhir. Tapi hari ini, di @SpursOfficial sangat mengerikan," tulis Dickens lewat akun Twitter-nya. 

 

 

2 dari 2 halaman

Menegur Pelaku

Dia juga melaporkan insiden itu kepada steward dan menegur pelaku. Namun bukannya sadar, pelaku justru berbalik memaki Dickens dengan kata-kata yang tidak pantas. 

 

"Saya melapor ke stweard, menegur secara langsung tapi malah dikatain vagina, sementara Anak saya ada di sebelah saya. Mengerikan," ujar Dickens lewat Twitter-nya. 

 Saksikan juga video menarik di bawah ini:

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Juru Selamat Setan Merah
Artikel Selanjutnya
Taktik Solskjaer Saat MU Pecundangi Spurs Dinilai Jitu