Tiongkok masih merajai cabang olahraga wajib Paralimpiade ini. Negeri Tirai Bambu berhasil mendulang 56 emas, 32 perak, dan 16 perunggu dari cabang olahraga paralimpiade.Â
Sementara kontingen Indonesia mampu mengamankan 6 emas, 12 perak, dan 10 perunggu. Ini merupakan kali pertama Indonesia mampu mendulang emas di ajang Asian Para Games.
Sapto Yogo Purnomo menjadi primadona untuk kategori T37 putra. Sapto mampu mendulang emas pada dua nomor lari, yakni 100 meter dan 200 meter.
Indonesia juga tampil mengejutkan di nomor lari 100 meter putri kategori T13 dengan menguasai podium lewat Putri Aulia, Ni Made Ariani, dan Putri Endang Sari Sitorus.Â
Selain merebut emas, dua atlet Indonesia, Rica Octavia dan Putri Aulia sukses memecahkan rekor. Rica menorehkan rekor Asia nomor Lompat Jauh T20 putri dengan lompatan sejauh 5,25 m mengalahkan rekor sebelumnya 5,20 m atas nama Siti Noor Radiah dari Malaysia. Sedangkan Putri memecahkan rekor Asian Para Games nomor lari 100 meter putri kategori T13 dengan catatan waktu 12,49 detik melampaui rekor pelari China Zhu Lin 13,13 detik.
Bulu Tangkis
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape.png,553,20,0)/kly-media-production/medias/2382069/original/080677100_1539347571-20181012IQ_Bulutangkis_07.JPG)
Tidak percuma bulutangkis menjadi olahraga favorit di Indonesia setelah sepak bola. Cabang tepok bulu ini juga jadi tambang emas bagi kontingen Indonesia dengan koleksi 6 emas.Â
Emas pertama cabor bulu tangkis datang dari nomor beregu putra kategori SL3–SU5. Di babak final yang diawaki Fredy Setiawan, Dheva Anrimusthi, Hafizh Briliansyah, Prawiranegara, Hary Susanto, Suryo Nugroho berhasil mengalahkan tim Malaysia. Â
Sempat mengalami paceklik, Indonesia kembali menambah koleksi medali emasnya dari bulu tangkis mendekati hari terakhir Asian Para Games 2018. Adalah Leani Oktila Ratri/Khalimatus Sadiyah Sukohandoko yang kembali menyumbang emas bagi Indonesia.Â
Mereka mengalahkan pasangan Tiongkok, Cheng Hefang/Ma Huihui di final nomor ganda putri kategori SL3-SU5, Jumat (12/10/2018). Keesokan harinya, Indonesia kembali merebut 4 emas lagi. Masing-masing atas nama, Fredy Setiawan / Dwiyoko (ganda putra SL3-SL4), Leani Ratri Oktila / Hary Susanto (ganda campuran SL3–SU5), Dheva Anrimusthi/Hafizh Briliansyah (ganda putra SU5), dan  Dheva Anrimusthi (tunggal putra SU5).Â
.
Â
Lawn Bowls
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2380879/original/013251700_1539249128-peksi-cahyo-kly-id-ecfa07c690edb76e89f134c9a0bbc103.jpg)
Cabang olahraga ini ternyata masih tergolong baru bagi atlet-atlet disabilitas Indonesia. Meski demikian, Lawn Bowls, mampu membuat kejutan dengan menyumbang 5 emas.Â
Menurut pelatih Lawn Bowls Indonesia, Nur Islahuzzaman, awalnya para atlet tidak ditarget apa-apa pada Asian Para Games 2018. Sebab olahraga ini tergolong baru di Indoneisa. Sementara negara-negara lainnya sudah lebih lama mengenal olahaga ketepatan tersebut.
Empat medali emas Indonesia dipersembahkan Dwi Widiantoro (Kelas Open B1), Suwondo (Open B4), Mella Windasari (Tunggal Putri B6) dan Julia Verawati (Open B2). Emas lainnya didapat dari nomor mixed berpasangan kategori B2 atas nama Julia Verawati dan Kacung.
Tenis Meja
Tenis meja juga tidak mengecewakan pada Asian Para Games 2018. Meski tidak keluar sebagai juara umum, David Jacobs dan kawan-kawan mampu menyumbang 4 emas.Â
David Jacobs membuka keran emas Indonesia lewat nomor tunggal putra kategori TT 10. David Jacobs kembali menambah koleksi emasnya lewat nomor ganda putra bersama Komet Akbar. Sementara dua emas lainnya disumbangkan oleh pasangan Agus Sutanto / Tatok Hardiyanto dan Mohamad Rian Prahasta/Suwarti. Â
Saksikan juga video menarik di bawah ini:
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2375392/original/009847000_1538733594-WhatsApp_Image_2018-10-05_at_16.42.59.jpeg)