Sukses

Alexis Sanchez Belum Nyetel Bersama MU

Liputan6.com, Manchester - Alexis Sanchez datang ke Manchester United (MU) pada Januari 2018 dari Arsenal. Dia didatangkan setelah MU bersedia membarternya dengan Henrikh Mkhitaryan ke Arsenal.

Datang ke Old Trafford, Sanchez mendapat gaji yang fantastis. Pemain MU asal Chile itu mendapat bayaran 26 juta pound sterling atau setara Rp 507 miliar per tahun.

Sayangnya, meski mendapat bayaran tinggi, performa Sanchez bersama Setan Merah, julukan MU, belum nyetel. Dari 23 penampilan bersama MU sejak Januari 2018, Sanchez hanya mampu mencetak tiga gol dan enam assist. Bahkan, di musim ini, dia belum mampu menyumbang gol untuk MU.

Fakta di lapangan, mantan pemain Barcelona itu menunjukkan dirinya belum nyetel bersama Setan Merah. Sanchez yang dibekali dengan kecepatan, akselerasi, hingga etos kerja itu terlihat tidak cocok dengan skema 4-3-3 milik Jose Mourinho.

Dalam formasi itu, Sanchez biasanya bermain sebagai sayap kiri. Sebenarnya, posisi ini sama seperti yang dimainkannya saat melawan Arsenal. Namun, dia mendapat peran yang berbeda.

Di Arsenal, Sanchez menjadi sentral serangan meski bermain di sisi sayap. Sementara MU lebih mengutamakan serangan sentral kepada Paul Pogba, Sanchez hanya hanya bertugas memberikan umpan yang sayangnya tidak efektif untuk Romelu Lukaku.

2 dari 3 halaman

Tanpa Senyuman

Performa Sanchez bersama Setan Merah diamati mantan striker Arsenal, Ian Wright. Pria berusia 54 tahun itu melihat ada banyak tekanan dari raut wajah Sanchez.

"Sanchez di MU seperti kehilangan kepercayaan diri. Ada beban berat yang nampak berada di pundaknya," ucap Ian Wright, dikutip dari BBC.

"Ketika di Arsenal, dia bermain dengan senyuman, namun itu tidak saya lihat ketika ia berseragam United," katanya menambahkan.

 

3 dari 3 halaman

Tak Pantas

Menurut Wright, dengan performa Sanchez yang saat ini, sang pemain tak pantas menggusur posisi sayap kiri yang sebelumnya diisi secara bergantian oleh Anthony Martial dan Marcus Rashford.

"Di Manchester United, Sanchez sebenarnya tidak terkekang, dia punya kebebasan. Namun penampilannya sejauh ini seperti tidak menjamin kalau dirinya layak menggusur Anthony Martial dan Marcus Rashford," ujarnya menegaskan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pakai Alat Ini, Lari Bisa 10 Persen Lebih Cepat
Loading