Sukses

Andrea Iannone Bersyukur Bisa Kembali ke Aprilia

Liputan6.com, Jakarta - Andrea Iannone memutuskan meninggalkan Suzuki Esctar. Mulai MotoGP tahun depan, pembalap Italia tersebut akan bergabung dengan Aprilia Racing Team Gresini. 

Setelah empat tahun bernaung di Ducati, Iannone bergabung dengan Suzuki pada awal 2017. Namun ia mengalami kesulitan sepanjang musim.

Tahun ini, Iannone mulai bangkit dan meraih dua podium beruntun di Austin dan Jerez. Tapi hasil ini tak cukup untuk mencegah Suzuki menggaet Joan Mir menggantikannya.

Sejak beredar desas-desus mengenai proses negosiasi antara Suzuki dan Mir, Iannone segera melakukan pembicaraan dengan Aprilia, yang tengah mencari tandem untuk Aleix Espargaro. Pabrikan yang bermarkas di Noale itu pun akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Iannone, usai Danilo Petrucci dipastikan pindah ke Ducati Corse.

Kepada La Gazzetta dello Sport, Iannone mengaku merasa terhormat bisa mendapat kontrak dua tahun dari pabrikan Italia tersebut. Pernah membela Ducati, Iannone menyebut 'rider Italia mengendarai motor Italia' merupakan ide yang ia yakini bisa kembali terjadi di Aprilia. Tahun depan, hal ini kembali terwujud. The Maniac merasa bangga bisa mendapatkan kepercayaan dari pabrikan yang merupakan bagian dari Piaggio Group ini.

"Pindah ke Aprilia jelas merupakan hal yang saya inginkan sepenuh hati, hal yang selalu ada di pikiran saya selama beberapa tahun. Saya senang dapat kontrak ini, yang bermakna lebih dari sekadar dua tahun karena kontrak ini punya opsi beragam. Ada banyak kemungkinan yang sangat penting, membuat saya bangga menempuh jalan ini," ujar Iannone. 

 

 

1 dari 3 halaman

Kembalinya Si Anak Hilang

Iannone sejatinya bukan orang asing bagi Aprilia. Rider 28 tahun ini menjalani debut Grand Prix di kelas GP125 2005 bersama mereka, dan bertahan selama lima tahun. Bersama-sama, mereka mengoleksi lima podium, yang empat di antaranya merupakan kemenangan.

"Jelas saya sangat senang, dan Aprilia merupakan pabrikan raksasa, salah satu pabrikan dengan kemenangan terbanyak sepanjang masa. Saya berharap bisa memberikan hal yang terlewat oleh mereka, dan berkontribusi dalam pengembangan motor di masa depan." 

 

 

2 dari 3 halaman

Masih Fokus di Suzuki

Meski sangat bahagia masa depannya aman di tangan Aprilia, Iannone tak mau jemawa. Ia masih bertekad membawa Suzuki ke puncak podium di sisa musim ini. "Hari ini saya masih rider Suzuki, saya bangga atas kinerja kami. Motor kami kompetitif, dan di sisa musim ini kami akan berusaha mengoptimalkan semua materi yang kami punya," ujarnya.

Sumber: Bola.net

Artikel Selanjutnya
MotoGP: Petrucci Ingin Jadi Dream Team Bersama Dovizioso
Artikel Selanjutnya
3 Pembalap Rival Marquez dalam Perburuan Juara Dunia MotoGP 2018