Mengintip Persaingan 4 Tim Pabrikan di MotoGP Jerez

Tiga balapan pertama MotoGP 2018 telah menahbiskan pasangan Jepang-Spanyol, Ducati dan Yamaha sekarang harus bermain mengejar ketinggalan.

Diterbitkan 01 Mei 2018, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menjawab Inkonsistensi Ducati

Inkonsistensi. Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan penampilan Andrea Dovizioso dan Jorge Lorenzo di tiga balapan awal. Dovi berhasil memenangkan balapan di Qatar, namun pada dua kesempatan lain di Argentina dan Austin, dia terkesan melempem.

Ketimpangan yang terjadi di tim Ducati sangat jelas, sebab Dovizioso terkesan berjuang sendirian untuk mendongkel popularitas tim Merah di ajang MotoGP musim ini. Pasalnya, Lorenzo masih terseok-seok untuk mencuri kemenangan bersama Pabrikan Italia.

Ini menyoroti fakta bahwa masih ada pekerjaan yang harus dilakukan pada Desmosedici GP18 sebelum mengaspal di Sirkuit Jerez. Apalagi secara historis ini merupakan trek yang sulit ditaklukan sekaligus menegaskan kekuatan dan kelemahan kuda besi Ducati.

 

 

Yamaha Terbentur Masalah Elektronik

Perjalanan tim Yamaha di musim ini sebenarnya tidak terlalu buruk jika melihat penampilan Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Hanya saja mereka belum diselimuti dewi fortuna untuk meraih kemenangan.

Krisis Yamaha tidak dimulai pada musim ini, karena mereka sudah melakukan beberapa kemajuan. Tapi ada satu persoalan yang masih menghambat Rossi dan Vinales tampil cepat di lintasan.

Ini berkaitan dengan penggunaan sayap yang terdapat pada kuda besi YZR-M1 yang dikendarai Rossi serta Vinales. Aetinya, seri Eropa di Sirkuit Jerez akan menjadi ajang uji yang penting serta memungkinkan pabrikan untuk memahami apakah itu bisa menjadi bagian dari pertarungan gelar.

(David Permana)

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan