4 Pemain Pengoleksi Kartu Kuning Terbanyak Serie A Musim Ini

Para pemain ini kerap masuk buku catatan wasit Serie A.

Diterbitkan 24 Februari 2018, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Serie A dikenal sebagai kompetisi dengan permainan keras. Tak ayal, pelanggaran menjadi hal yang kerap terjadi di setiap pertandingan. Namun, konsekuensinya, sang pemain harus siap masuk buku catatan wasit.

Klub yang baru promosi musim ini, SPAL, sejauh ini menjadi tim Serie A yang dengan jumlah kartu kuning terbanyak.

Anak asuh Leonardo Semplici itu mengoleksi 60 kartu kuning dari 25 pekan. Di bawah mereka hadir Bologna (59), Verona (58), Genoa (56), dan Cagliari (55).

Sementara itu, tim-tim besar masih relatif jarang menerima kartu kuning. Napoli, yang duduk di puncak klasemen, sejauh ini menerima 34 kartu kuning, sedangkan Juventus 38 dan AC Milan 40. Paling sedikit adalah AS Roma, yakni 31.

Dari segi individu, cukup banyak juga pemain yang kerap menerima kartu kuning ini. Meski tidak langsung diusir wasit, kartu kuning tetap membuat pemain yang bersangkutan terkena larangan merumput karena akumulasi.

Berikut empat pemain yang paling banyak mengoleksi kartu kuning pada Serie A musim ini.

Tomas Rincon

Gelandang Torino, Tomas Rincon menjadi salah satu kolektor kartu kuning terbanyak. Sejauh ini, pemain Venezuela itu sudah mengoleksi sembilan kartu kuning dari 24 laga. Ia bahkan sudah menerimanya pada laga pertama ketika menghadapi Bologna, 20 Agustus 2017 lalu.

Banyaknya kartu kuning yang didapat Rincon tidak terlepas dari peran yang dijalankannya. Ya, sebagai jangkar, gelandang 30 tahun itu dituntut untuk menghentikan laju lawan yang hendak menusuk ke jantung pertahanan Granata. Dengan demikian, ia mau tak mau harus bermain sedikit keras. Untungnya, meski sering menerima kartu kuning, ia belum sekalipun mendapat kartu merah.

Musim lalu, Rincon tidak sesering ini mendapat kartu kuning. Separuh musim bersama Genoa, dalam 16 pertandingan, ia hanya mendapat empat kartu kuning. Sedangkan separuh musim memperkuat Juventus, ia tak mendapat kartu kuning dalam 13 penampilan.

Ya, sebelum gabung Torino, Rincon sempat dibeli Juventus dari Genoa pada bursa musim dingin tahun 2017 dengan harga delapan juta euro. Namun, kariernya bersama Si Nyonya Tua hanya berlangsung enam bulan. Ia dipinjam Torino di awal musim dengan biaya tiga juta euro dan Januari lalu dibeli permanen senilai enam juta euro.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Berikutnya ada gelandang bertahan Cagliari, Luca Cigarini. Pemain yang pernah diincar AC Milan pada tahun 2016 itu juga sudah mengantongi sembilan kartu kuning musim ini. Namun, dia mencapainya dari 22 penampilan. Kartu kuning pernah membuat Cigarini dilarang tampil di pekan ke-18, saat Cagliari bersua Fiorentina. Penyebabnya tak lain karena ia menerima kartu kuning dalam dua pertandingan sebelumnya. Sialnya, begitu kembali tampil di pekan berikutnya, ia kembali mendapat kartu kuning saat timnya mengalahkan Atalanta 2-1. Cigarini bergabung dengan Cagliari musim ini dengan status bebas transfer. Sebelumnya, pemain 31 tahun itu pernah membela Sampdoria, Atalanta, Napoli, Sevilla, serta Parma. Dari semua klub tersebut, ia paling lama bermain untuk Atalanta. Ia mencatatkan 182 penampilan, dan menyumbang 12 gol serta 13 assist untuk Orobici. Karena penampilan bagusnya saat berseragam Atalanta, Cigarini sempat diinginkan AC Milan.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan