4 Pemain Pengoleksi Kartu Kuning Terbanyak Serie A Musim Ini

Para pemain ini kerap masuk buku catatan wasit Serie A.

Diterbitkan 24 Februari 2018, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Luca Cigarini

Berikutnya ada gelandang bertahan Cagliari, Luca Cigarini. Pemain yang pernah diincar AC Milan pada tahun 2016 itu juga sudah mengantongi sembilan kartu kuning musim ini. Namun, dia mencapainya dari 22 penampilan.

Kartu kuning pernah membuat Cigarini dilarang tampil di pekan ke-18, saat Cagliari bersua Fiorentina. Penyebabnya tak lain karena ia menerima kartu kuning dalam dua pertandingan sebelumnya. Sialnya, begitu kembali tampil di pekan berikutnya, ia kembali mendapat kartu kuning saat timnya mengalahkan Atalanta 2-1.

Cigarini bergabung dengan Cagliari musim ini dengan status bebas transfer. Sebelumnya, pemain 31 tahun itu pernah membela Sampdoria, Atalanta, Napoli, Sevilla, serta Parma.

Dari semua klub tersebut, ia paling lama bermain untuk Atalanta. Ia mencatatkan 182 penampilan, dan menyumbang 12 gol serta 13 assist untuk Orobici. Karena penampilan bagusnya saat berseragam Atalanta, Cigarini sempat diinginkan AC Milan.

Pasquale Schiattarella

Dalam daftar berikutnya kembali hadir gelandang bertahan. Dia adalah Pasquale Schiattarella, pemain SPAL. Seperti Rincon dan Cigarini, ia juga menerima sembilan kartu kuning. Semua diterimanya dalam 22 pertandingan.

Sialnya, setiap kali Schiattarella mendapat kartu kuning, timnya hampir selalu kalah. Dari sembilan kali mendapat kartu kuning, SPAL kalah enam kali, hanya meraih dua kemenangan, dan sekali imbang.

Dibanding Rincon atau Cigarini, karier Schiattarella memang kalah cemerlang. Sejak awal, pemain jebolan akademi Torino hanya pernah membela klub-klub kecil seperti Bari, Spezia, Latina, Anconitana, dan Livorno.

Kendati demikian, Schiattarella tetap merupakan pemain penting buat SPAL musim ini. Dalam 22 kali kesempatan tampil, 17 kali ia diturunkan sebagai starter.

Mohamed Fares

Jarang bermain tapi sering mendapat kartu kuning. Itulah Mohamed Fares, winger Hellas Verona asal Aljazair. Dalam 18 penampilan, pemain berkaki kidal itu sudah sembilan kali menerima kartu kuning. Artinya, ia mendapat kartu kuning setiap dua pertandingan.

Akibat kartu kuning, Fares sempat dilarang tampil di giornata 15, saat timnya menghadapi Genoa. Verona kalah 0-1 di laga tersebut.

Fares awalnya merupakan pemain didikan akademi Bordeaux. Tahun 2013, ia bergabung dengan tim junior Verona. Dia menembus tim senior sejak 2015 dan sudah dua musim merasakan kompetisi Serie A.

Musim ini, pemain 22 tahun itu kerap absen lantaran masalah fisik. Di awal musim, ia mendapat cedera ligamen dan harus menepi tiga pekan. Pada Desember 2017, giliran lututnya yang bermasalah dan memaksanya absen setengah bulan. (Abul Muamar)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan