Sukses

3 Mesin Gol Serie A yang Jago Assist

Liputan6.com, Jakarta - Kapten Inter Milan, Mauro Icardi merupakan striker paling subur di Serie A musim ini. Dalam 22 penampilan di Serie A, striker Argentina itu sudah membukukan 18 gol. Jumlah golnya hanya kalah dari penyerang Lazio, Ciro Immobile, yang telah mencetak 22 gol.

Sebagai striker, Icardi punya kelemahan. Ia bukan tipe penyerang yang suka berbagi kesempatan untuk mencetak gol dengan rekan-rekannya.

Jika mendapatkan peluang, penyerang yang baru berulang tahun ke-25 hari Senin lalu (19/2/2018) itu lebih berpikir untuk mencetak gol sendiri. Hal itu bisa dimaklumi mengingat tugas utamanya adalah menyarangkan bola ke gawang lawang sebanyak mungkin.

Namun, tak semua striker seperti Icardi. Ada banyak striker yang merumput di Serie A yang tak selalu mementingkan diri koleksi gol pribadi.

Sebaliknya, mereka rajin mengkreasi serangan dan memberikan assist bagi rekan-rekannya. Siapa saja? Berikut tiga di antaranya.

 

 

 

 

 

 

2 dari 4 halaman

1. Ciro Immobile (9)

Penampilan striker Lazio, Ciro Immobile musim ini sangat istimewa. Ya, tak cuma subur mencetak gol, dia juga sangat rajin memberikan asisst. Sampai sejauh ini, dia sudah menyuplai 9 assist dalam 22 penampilan, di samping 22 gol yang sudah ia ciptakan.

Tak ayal, selain memimpin daftar top scorer, Immobile juga memuncaki daftar pemberi assist, bersama rekan setimnya, Luis Alberto, serta gelandang Juventus, Miralem Pjanic yang juga sudah menyuplai 9 assist. Catatan ini mengalahkan jumlah assist kreator-kreator serangan macam Suso (6 assist) atau Ivan Perisic (6 assist).

Seringnya Immobile memberikan assist musim ini tidak terlepas dari taktik yang diterapkan pelatihnya, Simone Inzaghi. Ya, Inzaghi memberikan keleluasaan bagi penyerangnya untuk bebas bergerak menjelajah ke sektor sayap untuk membuyarkan konsentrasi bek lawan.

Dengan begitu, para pemain tengah Lazio juga memiliki kans yang sama untuk mencetak gol. Terbukti, Luis Alberto dan Sergej Milinkovic-Savic masing-masing telah mencetak 7 gol sejauh ini.

Taktik serupa sejatinya juga kerap dilakukan oleh tim-tim lain. Namun, tidak semua striker bisa menjalankan peran seperti Immobile.

3 dari 4 halaman

2. Dries Mertens (6)

Striker Napoli, Dries Mertens terus melanjutkan performa gemilangnya musim ini. Selain sudah mencetak 15 gol, ia juga menyumbang enam assist dalam 25 penampilan di Serie A. Secara keseluruhan, striker Belgia bahkan sudah menyuplai 12 assist di semua kompetisi.

Assist paling berharga yang diberikan Mertens musim ini terjadi saat menghadapi Sampdoria di giornata 18. Dia memberikan assist bagi Lorenzo Insigne dan Marek Hamsik. Berkat dua assistnya itu, Napoli sukses mengembalikan skor menjadi 3-2, setelah sebelumnya sempat tertinggal 1-2.

Musim lalu, striker yang bergabung dengan Napoli sejak tahun 2013 itu juga menyumbang 15 assist dalam satu musim. Catatan ini sudah cukup membuktikan kalau Mertens termasuk striker yang piawai dan rajin memberikan umpan.

4 dari 4 halaman

3. Fabio Quagliarella (5)

Striker veteran Fabio Quagliarella benar-benar memberikan sumbangsih besar bagi Sampdoria musim ini. Ia mampu menjadi solusi bagi Blucerchiati yang ditinggal pergi oleh Patrik Schick (ke AS Roma) dan Luis Muriel (ke Sevilla). Tak cuma mencetak 17 gol, ia juga menyumbang 5 assist dalam 24 penampilan di Serie A.

Berkat penampilan gemilang Quagliarella musim ini, Sampdoria mampu bersaing di zona Liga Europa sampai sejauh ini. Mereka berada di urutan 6 klasemen sementara dengan 41 poin.

“Akan sangat luar biasa rasanya jika saya bisa memenangkan gelar Capocannonieri (top scorer). Namun, ada banyak striker kelas dunia di atas saya. Tidak masalah mencoba,” katanya.

Catatan ini tentu tidak bisa dipandang sebelah mata. Terlebih lagi, musim lalu, Quagliarella praktis hanya menjadi penyerang cadangan. Penyerang 35 tahun itu hanya mencetak 12 gol dan 4 assist sepanjang musim 2016/2017.

Baru-baru ini, Quagliarella meraih penghargaan dari fans Sampdoria atas capaiannya. Petinggi klub pun berharap ia mau menghabiskan kariernya bersama Il Samp.

“Fabio adalah pria yang sangat sopan dan pemimpin di ruang ganti. Dia benar-benar ingin kembali ke sini. Sampdoria juga menginginkannya. Dan dia membayar kepercayaan yang kami berikan padanya,” ujar Direktur Olahraga Sampdoria, Carlo Osti. (Abul Muamar)

Loading
Artikel Selanjutnya
Prediksi Bologna Vs AC Milan: Menguji Konsistensi I Rossoneri
Artikel Selanjutnya
Kalah dari Lazio, Pelatih Juventus Salahkan Kartu Merah