5 Striker Terburuk Dunia Saat Ini, Termasuk Benzema

Banyak striker yang penampilannya sangat menurun musim ini, diantaranya Karim Benzema.

Diterbitkan 06 Februari 2018, 06:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Striker merupakan salah satu posisi yang paling istimewa bagi pesepak bola. Namun, sebetulnya ada banyak tekanan yang akan dipikul seorang striker, dan andai tak bisa atasi hal itu, bakal jadi mimpi buruk.

Kondisi itulah yang belakangan ini dirasakan beberapa nama striker. Alvaro Morata contohnya. Dia memang telah mencetak 12 gol untuk Chelsea musim ini, tapi ketidakkonsistenannya belakangan dipertanyakan.

Dalam 8 pertandingan awal, Morata sukses mencetak 7 gol dan juga menciptakan 2 assist. Saat itu, dia terlihat seperti salah satu striker terbaik di dunia. Namun, dalam 23 pertandingan berikutnya, ia mencetak hanya 5 gol dan menciptakan 2 assist.

Ini bukan benar-benar yang diharapkan dari pemain yang memecahkan rekor transfer Chelsea. Ketergantungan Antonio Conte pada dirinya tak bisa dimanfaatkan dengan baik.

Nah selain Morata, ada lima striker terburuk dunia saat ini. Berikut daftarnya dikutip Sportskeeda:

5. Andy Carroll

Andy Caroll (AP/ Steven Paston)

Beberapa misteri tidak akan pernah bisa dipecahkan, salah satunya adalah keputusan Liverpool membayar 36 juta pounds untuk Andy Carroll dari Newcastle. Dia adalah striker yang layak saat itu tapi tidak ada yang sebanding dengan apa yang Liverpool bayarkan untuknya.

Kini, dia sepertinya sudah mengalami kemunduran. Memang, pemain Inggris itu telah bermain di 14 pertandingan musim ini dan tapi cuma mengemas 2 gol.

Pastinya, bagi seseorang yang bermain di papan atas sepak bola Inggris, itu adalah hasil yang sangat buruk. Ironisnya, Chelsea sempat dikabarkan menginginkan jasanya.

4. Vincent Janssen

Vincent Janssen sulit menggeser posisi striker utama Tottenham Hotspur, Harry Kane. (AFP/Adrian Dennis)

Bagi seseorang yang mencetak 31 gol dalam 49 pertandingan di semua kompetisi untuk AZ, Janssen datang ke Tottenham dengan banyak harapan. Namun setelah tiba di Inggris, hanya kekecewaan bagi strker Belanda itu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dia direkrut pada musim panas 2016, tapi butuh sampai Februari 2017 untuk mencetak gol pertamanya di Spurs. Dia mengakhiri musim dengan 6 gol dari 35 penampilan di semua kompetisi. Namun, 4 gol tersebut datang dari titik penalti. Setelah musim pertama yang mengerikan di papan atas sepak bola Inggris, Spurs memilih untuk membiarkannya pergi. Dia sekarang mencoba kembali bangkit di Fenerbahce, tapi sejauh ini belum menemui titik terang lantaran baru mencetak 3 gol dalam 12 pertandingan.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan