5 Transfer Januari Paling Mahal Sepanjang Sejarah

Biasanya klub enggan membelanjakan uang besar selama bursa transfer musim dingin.

Diterbitkan 31 Januari 2018, 08:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Roman Abramovich membayar hampir 50 juta pound sterling untuk mendapatkannya dari rival, Liverpool pada Januari 2011. Setelah mencetak 81 gol dalam 141 pertandingan untuk Liverpool, hal-hal besar diharapkan dari El Nino.

Dia sempat dikritik karena melewatkan sejumlah peluang untuk cetak gol. Namun penghitungannya dari 33 gol dalam lima setengah musim di klub ini tentunya cukup penting.

Torres juga mencetak beberapa gol yang sangat penting, termasuk menyamakan kedudukan di Nou Camp melawan Barcelona di semifinal Liga Champions 2012. Dia juga memainkan peran utama dalam kemenangan Chelsea di Liga Europa 2013.

Ia menghabiskan dua musim terakhirnya dengan status pinjaman jauh dari klub sebelum akhirnya kembali kembali ke tim masa kecilnya, Atletico Madrid.

Oscar

Pemain muda Brasil itu direkrut Chelsea pada 2012 dan langsung diberi nomor 11. Itu adalah angka yang sebelumnya dipakai oleh Didier Drogba sekaligus ada ekspektasi tinggi.

Dia mengumumkan dirinya di Stamford Bridge setelah mencetak dua gol indah melawan Juventus dalam pertandingan penyisihan grup Liga Champions. Oscar kemudian tinggal di Chelsea selama empat tahun, tapi tidak pernah membuktikan bakat sesungguhnya.

Penampilannya beberapa kali melejit, tapi inkonsistensi selalu terbukti menjadi sandungan Oscar. Dia memainkan total 203 laga untuk Chelsea yang mencetak 38 gol dan memasok 37 assist.

Namun, Oscar lantas tergoda oleh uang besar yang ditawarkan tim Liga Super Tiongkok, Shanghai SIPG. Klub asal Tiongkok itu berani membayar 60 juta pounds. Selama waktunya di Shanghai sampai sekarang, ia telah memainkan total 40 pertandingan yang menyumbang 9 gol dan 17 assist.

Virgil Van Dijk

Lini belakang telah menjadi kekurangan Liverpool selama beberapa musim terakhir Van Dijk beberapa kali dianggap sebagai jalan keluarnya. Liverpool menghabiskan seluruh musim panas 2017 untuk mencoba mengontraknya.

Si pemain bahkan menyerahkan permintaan transfer yang ditolak oleh dewan Southampton. The Reds akhirnya mengendurkan usaha usai Southampton mengeluh Liverpool telah membuat pendekatan ilegal pada Van Dijk.

Pada Januari 2018, Liverpool bertekad untuk mendapatkan Van Dijk. Mereka melakukan hal itu dan membayar 75 juta pounds untuk mendapatkan jasanya. Ini sekaligus membuat Van Dijk menjadi bek termahal di dunia.

Philippe Coutinho

Kisah Coutinho hampir mirip dengan Van Dijk. Barcelona menghabiskan seluruh musim panas 2017 untuk mengontraknya. Coutinho bahkan membalas permintaan transfer itu, tapi Liverpool ogah melepasnya ke Camp Nou.

Pemain asal Brasil itu direkrut The Reds dari Inter Milan dengan mahar £ 8,5 juta pada Januari 2013. Dari total 201 pertandingan untuk klub tersebut, ia mencetak 54 gol dan memberikan 46 assist.

Seluruh pihak di Liverpool mencoba segala cara untuk membujuknya tinggal di Anfield. Namun, ia tetap kukuh pindah ketika Barcelona datang dengan tawaran £ 142 juta. Liverpool pun tidak memiliki pilihan selain membiarkannya pergi.

(Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani Yustiawan, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan