Sukses

Patung Gelandang Persib Lebih Seram dari Ronaldo

Liputan6.com, Kumasi - Michael Essien merupakan pemain sepak bola terbaik yang pernah dimiliki Timnas Ghana. Tak ayal bila warga Ghana membuatkan patung untuk gelandang yang saat ini bermain untuk Persib Bandung.

Sayangnya, patung Essien, gelandang Persib sejak 2017, dinilai sangat buruk. Hal ini diketahui oleh unggahan warganet, George Addo Jr.

Patung gelandang berusia 35 tahun itu terdapat di pojok parkiran Kota Kumasi, Ghana. Patung Essien itu tengah mengenakan jersey biru, warna khas mantan klubnya, Chelsea, sambil menggiring bola.

"Mungkin si pematung harus membantu kita untuk memahami apa yang dibuatnya. Jika Anda berpikir (patung) Ronaldo menggerikan... Michael Essien," kicau George Adda Jr di akun Twitter pribadinya. 

Essien yang baru saja memperpanjang kontraknya bersama Persib untuk Liga 1 2018 telah mencatatkan 58 caps bersama Timnas Ghana. Dia mencetak sembilan gol untuk negaranya.

1 dari 3 halaman

Wartawan Ghana Emosi

Patung ini, juga dikomentari oleh wartawan lokal Ghana yang berdomisili di Accra, Fenturo Tahirom. Dia kesal dengan bentuk patung Essien yang tidak proporsional.

"Hai Michael Essien, mari kita tuntut orang yang membuat patung ini," kicau Tahiro di Twitter miliknya.

"Hal terjelek yang pernah saya lihat. Patung ini membuat siapapun pengukir patung CR7 menjadi seperti Leonardo Da Vinci," ucap Tahiro lagi.

2 dari 3 halaman

Lebih Jelek dari Patung Ronaldo

Sementara itu, media Inggris, The Sun, menilai patung Essien lebih buruk dari milik bintang Real Madrid sekaligus kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. Patung dengan bentuk kepala Ronaldo itu terdapat di Bandara Madeira.

Patung Ronaldo itu mendapat olok-olok karena terdapat keriput di bagian pipi sebelah kiri. Ronaldo sempat meminta keriput di patungnya dihilangkan. Namun, sang pemahat, Emanuel Santos enggan memenuhi permintaan Ronaldo.

"Dia meminta beberapa keriputnya dihilangkan. Dia ingin membuat patungnya terlihat lebih muda," ucap Santos.

"Saya tidak punya waktu untuk duduk dan memperbaikinya. Patung adalah patung. Kalau diubah namanya salinan," ujarnya menegaskan.

Artikel Selanjutnya
Bek Bayern Munchen: Ronaldo Lebih Menentukan daripada Messi
Artikel Selanjutnya
Real Madrid Bawa Kekuatan Penuh ke Markas Bayern Munchen