Selain Dasoul, Ini 3 Kisah Memilukan Pemain Tewas Tersambar Petir

Denis Dasoul tewas tersambar petir saat tengah belajar berselancar di Bali.

Diterbitkan 08 November 2017, 12:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
p>Kilat menghantam Petrovski dan Muhammad Afiq Azuan. Afiq hanya menderita syok berat setelah dilarikan ke rumah sakit. Namun Petrovski harus menjalani perawatan intensif. Setelah koma hampir satu bulan, ia pun dinyatakan meninggal dunia.

Pesepak Bola Rusia

Masih di tahun yang sama, sambaran kilat juga memakan korban di Rusia. Salah seorang pemain yang baru berusia 18 tahun tewas setelah tersambar petir saat bermain di lapangan.

Insiden ini berlangsung saat korban tengah mengikuti kompetisi lokal di kota Siberia Rubtsovsk. Demikian pernyataan otoritas setempat seperti dilansir USA Today, Rabu (21/9/2016). Korban meninggal di tempat, sementara tiga lainnya dilarikan ke rumah sakit.

 

Satu Tim Tewas, Sihir?

Insiden yang jauh mengerikan justru terjadi pada tahun 1998 lalu. Saat itu, satu tim dinyatakan tewas akibat tersambar petir saat bertanding.

Saat laga berlangsung, hujan deras membasahi lapangan dan skor imbang 1-1. Di tengah-tengah pertandingan, petir menyambar lapangan yang terdapat di Provinsi Kasai tersebut.

Harian terkemuka di Republik Demokratik Kongo, L'Avenir, memberitakan ada 11 pemain tim lawan meninggal dunia dan 30 orang mengalami luka bakar serius akibat tersambar petir.

Anehnya, tak ada seorang pun yang mengalami cedera dari tim tuan rumah, Basanga. "Tidak ada pemain Basanga yang mengalami cedera akibat insiden tersebut," tulis L'Avenir.

Warga setempat menyebut kalau kejadian ini diakibatkan oleh sihir. Mereka mencurigai Basanga telah melakukan santet karena tidak ada pemainnya yang terluka. Santet di Afrika Barat dan Tengah memang sudah menjadi hal biasa.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Fadjriah Nurdiarsih, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan