Sergi Roberto dipilih untuk bermain di sayap kanan, dan ini dianggap menjadi titik lemah. Namun Barcelona telah merencanakan sesuatu yang lain.
Roberto meluncur melewati bola yang menakjubkan melalui Suarez, dan menyelesaikannya dengan indah dengan bagian luar sepatu kanannya untuk memberi Barca keunggulan. Barcelona kembali menyerang pada menit ke-40 oleh Neymar dan kali ini Iniesta adalah kreatornya.
Barcelona berada di puncak dengan keunggulan 2 gol pada babak pertama. Messi sangat ingin kembali, meski tak juga diberi kesempatan. Pada menit ke-53 Neymar memberikan umpan kepada Iniesta melalui backheel yang luhur dan Barca cetak gol ketiganya.
Tidak ada tanda positif bagi Madrid dan Messi akhirnya masuk ke lapangan menggantikan Rakitic. Sekitar menit ke-75, Barcelona menunjukkan permainan apik, dan Jordi Alba memberikan umpan manis kepada Suarez untuk membuat mimpi buruk Madrid di markasnya sendiri.
3. Barcelona 4-0 AC Milan (2013)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1743888/original/046366900_1508375710-20171018-Barcelona-Cukur-Olympiakos-AP-2.jpg)
Barcelona kalah 0-2 dari Milan di leg pertama, dan butuh keajaiban untuk lolos ke quarter final. Mereka memulai permainan dengan kecepatan tinggi dan menyerang lebih dari biasanya.
Butuh waktu hanya 5 menit bagi Lionel Messi untuk membuka skor dengan melepaskan sepakan keras ke pojok atas. Messi kembali mencetak gol menit ke-40, kali ini dengan serangan balik cepat.
Tim Catalonia itu berada dalam situasi stabil pada babak pertama. Menit ke-55, giliran David Villa mencatatkan namanya di papan skor dengan tembakan melengkung yang luar biasa ke tiang jauh.
Pada masa injury time, Alexis Sanchez memberikan bola manis dan Jordi Alba, entah dari mana muncul di area kotak penalti lawan untuk lantas mencetak satu gol lagi dan menyelesaikan comeback brilian Barca.
2. Barcelona 6-1 PSG (2017)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1743830/original/016901000_1508357365-AP17291689603928.jpg)
Barcelona mengalami kekalahan menyakitkan 0-4 di leg pertama dari PSG yang masih hangatkan ingatan pencinta sepak bola dunia. Mereka membutuhkan setidaknya 4 gol untuk memaksakan pertandingan ke perpanjangan waktu.
Pertandingan dimulai dengan Blaugrana menekan tinggi, dan bermain dengan tiga bek. Luis Suarez membuka skor via sundulan menit ke-3. Iniesta juga ikut tambah satu gol menit ke-40. Kedua gol tersebut adalah karena kesalahan defensif di lini belakang PSG.
Akan tetapi, kesalahan itu justru membuka peluang buat Barcelona untuk dikit demi sedikit menyusul agregat. Neymar kemudian dilanggar di kotak penalti yang dikonversi oleh Messi di menit ke-50.
Itu berarti Barca hanya perlu satu gol lagi untuk memaksakan pertandingan ke perpanjangan waktu. Namun gol Cavani di menit ke-62 membuat tugas yang hampir tidak mungkin.
Namun, Neymar menjelma jadi pahlawan tim. Dia sibuk menciptakan peluang dan membantu rekan satu tim untuk masuk ke posisi mencetak gol. Pada menit ke-88, Neymar mencetak tendangan bebas indah ke pojok kiri atas, yang membuat para penggemar tetap yakin.
Menit ke-90, Suarez mendapat penalti. Beberapa orang akan mengatakan bahwa itu diving tapi itu tidak masalah. Tendangan penalti dikonversi oleh Neymar dengan nyaman. 5 menit ditambahkan sebagai injury time.
Sergi Roberto mendadak jadi pahlawan setelah mencetak gol pada masa injury time. Mendapat umpan manis dari Neymar, dia sukses melesakkan bola melalui sepakan first time dan seisi Camp Nou langsung pecah. Ajaibnya, Barcelona menyelesaikan comeback terbesar sepanjang masa dan membuktikan mengapa mereka lebih dari sekedar klub.
1. Barcelona 5-0 Real Madrid (2010)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1735569/original/072402400_1507638254-1._Lionel_Messii.jpg)
Barcelona membantai Madrid 5-0 ketika bermain di Stadion Camp Nou. Pada musim 2010-11, Blaugrana mengandalkan Lionel Messi, David Villa, dan Pedro Rodriguez di lini depan.
Trio ini benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Los Blancos. Hal itu dibuktikan setelah Pedro dan Villa (2 gol) berhasil mencetak gol di pertandingan tersebut. Sedangkan dua gol lagi dicetak Jeffren dan Xavi Hernandez.
Bukan hanya menerima kekalahan telak, namun Madrid harus kehilangan Sergio Ramos yang terkena kartu merah dimenit 93. Laga itu sangat diingat oleh kebanyakan pencinta kedua klub.
Selain skornya yang mencolok, beberapa keributan panas juga tercipta. Laga itu masuk ke dalam partai El Clasico terpanas sepanjang abad.
Eka Setiawan
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321954/original/029124100_1786512297-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T122336.000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331557/original/037451000_1787549916-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-24T123722.755.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331500/original/076683900_1787547059-cek_fakta_-_petugas_haji.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1678302/original/045772600_1502689461-000_RK0GX.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331305/original/027218500_1787537648-Barcelona_s_Raphinha_celebrates_with_his_teammate_Barcelona_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331225/original/015464900_1787520735-barca_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534601/original/091725100_1773862968-AP26077647979904.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1308374/original/075005200_1470371676-barcelona.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331225/original/015464900_1787520735-barca_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5534601/original/091725100_1773862968-AP26077647979904.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5331124/original/041728400_1756380342-barca.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5366654/original/009967800_1759266842-AP25273706961608-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489539/original/061915300_1769895336-Barcelona_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161016/original/073735200_1741845869-AP25071819977209.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5305908/original/073766300_1754369716-AP25212516133853.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6766186/original/066704000_1779568742-luis-rioja-alejandro-balde-valencia-vs-fc-barcelona-la-liga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6170438/original/017281000_1779051641-barca_selebrasi_raphinha_barcelona_real_betis_ap_joan_mateu_parra.jpg)