5 Hal Positif di MU Sejak Kedatangan Mourinho

Sejak ditangani Mourinho, mental juara MU mulai kembali terlihat.

Diterbitkan 17 Oktober 2017, 08:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

United juga menjadi lebih baik dalam hal negosiasi penjualan dan sekarang mulai membongkar pemain hanya dengan jumlah yang layak. Selain itu, Mourinho cukup berhati-hati untuk menjual pemain yang jarang terpakai dan memastikan tim tidak terganggu dengan semua bisnis transfer.

Bangun Mental di Eropa

Manchester United melakukan lebih baik di Eropa bersama Mourinho. Di bawah Louis van Gaal, Manchester United tersingkir dari Liga Champions pada fase babak grup. Selanjutnya, mereka diusir dari Liga Europa oleh Liverpool.

Mereka hampir tidak menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Namun, ketika bersama Jose Mourinho, United sepertinya sudah meraih momentum.

Meskipun jalannya sulit dan terbukti cukup menantang, Manchester United memenangi Liga Europa dan lolos ke Liga Champions pada musim pertama The Special One berkuasa. Musim ini, United juga menggila dengan sudah mencetak tujuh gol dalam dua pertandingan grup sementara hanya kebobolan satu di Liga Champions.

Sepak Bola Menyerang

Manchester United dikenal di Inggris dan Eropa sebagai tim yang tidak pernah menyerah. Mereka menyerang tanpa henti dan merupakan salah satu tim yang paling menakutkan.

Namun, setelah Louis van Gaal mengambil alih dan menerapkan filosofinya di Trafford, United seakan kehilangan arah. Bahkan, pada sudut Old Trafford, suporter sempat membentangkan spanduk bertulis, "Attack, Attack, Attack!"

Saat Jose Mourinho mengambil alih, penggemar tidak berharap akan banyak perubahan. Apalagi, Mourinho terkenal sebelumnya dengan strategi parkir bus.

Namun yang terjadi justru sebaliknya. Mourinho memberi sebuah filosofi klub dan menggembirakan untuk ditonton. Pemain diberi kebebasan untuk mengekspresikan diri dan ini diterjemahkan ke sepak bola yang menarik saat tim memiliki pemain, seperti Juan Mata, Mkhitaryan, Anthony Martial, Paul Pogba, Marcus Rashford, dan Nemanja Matic.

Membunuh Permainan

United musim ini sangat beringas. Bersama Mourinho, mereka acap membunuh permainan dengan skor-skor yang telak.

Saat menjamu Crystal Palace, 30 September lalu, contohnya. Mereka sudah berhasil mencetak gol di menit ketiga. Pada babak pertama, Red Devils bahkan sudah unggul dua gol.

Hingga akhirnya Palace sama sekali tak berkutik dan dipaksa mengalah 0-4 dari United. Manchester United memiliki selisih gol +25 musim lalu.

Namun sekarang, mereka sudah memiliki selisih gol +19 musim ini dan kami itu hanya dalam 7 pertandingan. Romelu Lukaku, Marcus Rashford, Anthony Martial, Paul Pogba dan bahkan Marouane Fellaini datang jadi pahlawan di balik skor-skor telak yang tercipta.

Manajemen Pemain yang Seimbang

Di bawah Louis van Gaal dan David Moyes, United hampir tidak terlihat seperti tim padu. Tapi Mourinho selalu dikagumi oleh para pemainnya.

Zlatan Ibrahimovic datang ke Manchester United sebagian besar diragukan lantaran usianya sudah tua. Namun, dia justru bisa membuktikan diri dengan jadi top scorer klub musim lalu.

Henrikh Mkhitaryan awalnya mengalami masa sulit menetap di Inggris dan Mourinho membawanya dari tim utama serta memberinya waktu untuk menyelesaikannya. Ketika semua orang mulai percaya bahwa pemain asal Armenia itu tidak memiliki tempat di United, Mourinho membawanya kembali ke skuat.

Dia kemudian menjadi salah satu bagian paling berpengaruh dari tim yang memenangi Liga Europa musim yang sama. Anthony Martial adalah bintang musim kedua Louis van Gaal.

Akan tetapi perubahan manajer dan perubahan sistem menyebabkan Martial inkonsistensi awalnya. Spekulasi transfer muncul, tapi Mourinho terus percaya kalau Martial memiliki segalanya untuk menjadi pemain hebat tapi harus memamerkannya secara konsisten.

Martial lantas memutuskan untuk tetap bertahan dan Manchester United menuai manfaatnya. Musim ini, dia sudah mengemas tiga gol dalam tujuh kesempatan bermain. (Eka Setiawan)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Achmad Yani Yustiawan, Hotnida Novita SaryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • Jose Mourinho adalah pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub di liga bergengsi Eropa.
    Jose Mourinho adalah pelatih kawakan yang pernah menangani sejumlah klub di liga bergengsi Eropa.
    Jose Mourinho
  • MU