Lolos ke Piala Dunia, Ini 3 Fakta Unik Islandia

Timnas Islandia melanjutkan cerita ajaib mereka tahun ini.

Diterbitkan 11 Oktober 2017, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2. Bermain di Pinggir Sekolah

Dinginnya iklim di Islandia membuat hampir semua lapangan sepak bola dibangun di dalam ruangan (indoor). Bayangkan, suhu terhangat di Islandia hanya mencapai 10-13 derajat celsius.

Menghadapi iklim yang ekstrem, KSI tak kehilangan akal. Seperti dilansir BBC, mereka menggelontorkan dana untuk membangun fasilitas lapangan indoor. Kebijakan ini sudah dimulai sejak 15 tahun silam.

Lapangan-lapangan itu dibangun berdekatan dengan sekolah. Dalam pengurusannya, KSI tak sendiri. Mereka bekerja sama dengan klub dan pemerintah lokal.

"Setiap kota atau pedesaan di Islandia, ingin punya tim sepak bola yang bagus untuk orangtua dan anak-anak. Mudah melatih sebagai pelatih lisensi A atau B UEFA di sini," kata Hallgrimson.

3. Liga Empat Bulan

Tak seperti Liga Inggris yang berlangsung sekitar sembilan bulan, Liga Islandia hanya berdurasi empat bulan. Ini karena iklim dingin yang ekstrem di Islandia.

Saat musim dingin, rata-rata temperatur di sana mencapai 0 hingga -10 celsius. Namun suhu bisa mencapai -25 hingga -30 celsius pada bulan Desember. Suhu terendah Islandia sendiri tercatat pernah mencapai hingga -39 celsius.

Tak adanya kompetisi memadai tidak membuat Islandia menyerah. Untuk mensiasatinya, KSI menitikberatkan pada pengembangan pemain muda.

Sumber daya manusia maupun infrastruktur dimaksimalkan untuk mencetak pemain berkualitas di usia sedini mungkin. Pada akhinya, para pemain tersebut nantinya akan bermain di luar negeri.

Sekadar informasi, semua pemain timnas Islandia saat ini bermain di luar Islandia. Liga Primer Inggris jadi salah satu tujuan para pemain Islandia selain Liga Denmark, dan Swedia.

"Kami mengajarkan anak-anak kami dari usia muda dan memberikan mereka sesi yang memadai dengan pelatih terbaik. Itulah mengapa, kami punya banyak pemain muda yang bermain di luar negeri di umur 17, 18, dan 19. Mereka harus melanjutkan perkembangan diri mereka secara profesional," kata Hallgrimson.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Luthfie Febrianto, Edu Krisnadefa, Reza Deni SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan