Gagal di MU, Pemain Ini Pilih Jadi Pengusaha

Dia malah memilih membuka toko ramah lingkungan.

Diterbitkan 05 Oktober 2017, 22:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya merasa jenuh bermain sepak bola saat berada di New York. Kemudian, saya mulai menonton film dokumenter, membaca buku, dan membuka semua mata saya," lanjut Eckersley.

Banting setir

Kini, Eckersley dan istrinya, Nicola, membuka sebuah toko ramah lingkungan. Di toko tersebut, dia mengharuskan para pelanggan membawa keranjang sendiri dan membeli bahan baku atau makanan tanpa kemasan.

Eckersley mengaku tidak lagi berhasrat menjadi pesepak bola profesional. Dia juga tidak segan untuk menyapu dan mengepel lantai tokonya.

"Sepak bola sungguh luar biasa karena ada hubungan antarmanusia. Ada begitu banyak penggemar di seluruh dunia. Namun, jika kita tidak memiliki planet (bumi) untuk ditinggali, sepak bola tidak penting lagi. Itulah perbedaannya," tutur Eckersley.

Eckersley juga tidak ingin menunjukkan kepada pelanggan bahwa dia adalah mantan pesepak bola profesional. Dia tidak ingin orang-orang menganggap karier lamanya itu sebagai taktik mendongkrak usahanya saat ini.

"Jika seseorang bertanya masa lalu kami, istri saya akan mengatakan saya adalah mantan guru. Kemudian, kami bertanya balik kepada pelanggan agar mereka lupa dengan pertanyaan kepada saya," ujarnya.

Lantas, pernahkah mantan rekan-rekannya di MU berkunjung ke toko Eckersley?

"Belum," kata Eckersley. "Setelah ini, mungkin saja salah satu dari mereka akan ke sini dalam waktu dekat.

Sumber: BBC

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Okky Herman Dilaga, Adyaksa VidiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan