5 Momen Spesial Liverpool yang Dirindukan Pendukungnya

Apa saja momen yang dirindukan fans Liverpool?

Diterbitkan 10 September 2017, 08:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pekan Tak Terlupakan di Maret 2009

Liverpool pernah menjalani pekan istimewa pada 2009 silam. Hal itu dimulai kala mereka sukses curi kemenangan 1-0 di markas Real Madrid pada babak 16 besar Liga Champions.

Pada 11 Maret 2009, mereka tambah menggila. Tim yang kala itu diasuh oleh Rafael Benitez bahkan berhasil menghancurkan Real Madrid 4-0 pada pertemuan kedua.

Empat hari kemudian, Liverpool melakukan perjalanan ke Old Trafford dalam pertandingan yang wajib dimenangkan Di sisi lain, kemenangan United akan membawa tim asuhan Sir Alex Ferguson lebih dekat ke gelar juara. Cristiano Ronaldo mencetak gol dari titik penalti untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana.

Namun, Fernando Torres sukses memanfaatkan kesalahan Nemanja Vidic dan Gerrard mencetak gol dari titik penalti yang kemudian mengubah pertandingan. Vidic diusir dari lapangan pada babak kedua. Dossena mencetak gol keempat menjelang akhir dan membalikkan keunggulan, Liverpool menang 4-1 atas United di Old Trafford.

Dua pertandingan tersebut merupakan pertunjukkan kelas dunia oleh Liverpool dan fakta sepekan itu menyoroti kualitas dan konsistensi tim besutan Rafa Benitez. Sayang, Liverpool gagal memenangi Liga Inggris atau Liga Champions di musim tersebut.

Comeback Mengesankan Pada April 2016

Meski gagal memenangkan piala, Jurgen Klopp sudah terlibat dalam momen Anfield yang besar di musim pertamanya sebagai manajer Liverpool. The Reds menghadapi tim Klopp sebelumnya, Borussia Dortmund di perempat final Liga Europa.

Kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Jerman dan Dortmund memulai dengan kuat di Anfield. Henrikh Mkhitaryan dan Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol dalam 10 menit pertama, yang berarti Liverpool membutuhkan tiga gol tanpa kebobolan lagi.

Divock Origi mencetak gol di awal babak kedua untuk mendapatkan angin segar Liverpool. Namun, itu hanya bertahan sebentar karena Marco Reus mencetak gol yang sepertinya membunuh misi The Reds.

Namun demikian, Liverpool yang membutuhkan tiga gol dalam setengah jam malah menggila. Dimulai oleh Philippe Coutinho, Mamadou Sakho langsung mencetak gol dengan 13 menit tersisa untuk menyamakan kedudukan 4-4. Dortmund masih unggul gol tandang sampai James Milner memberi umpan silang brilian dalam beberapa detik terakhir untuk Dejan Lovren.

Anfield bergemuruh bersama Klopp saat Liverpool melakukan salah satu comeback terbesar di Eropa. Saat itu sangat mungkin dan penting dalam masa kepemimpinan Klopp di Liverpool karena ini adalah sihir besar pertamanya.

Eka Setiawan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool