Ini 3 Strategi Jitu Timnas U-19 Saat Menghancurkan Filipina

Timnas U-19 Indonesia sukses menghancurkan Filipina 9-0.

Diterbitkan 08 September 2017, 13:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Feby dan Iqbal jadi sosok gelandang serang yang kerap memberi kejutan pada pertahanan lawan. Mereka kerap masuk ke kotak penalti Filipina, lewat permainan kombinasi pendek, secara tiba-tiba untuk kemudian mencetak gol.

Feby mencetak hattrick dalam laga ini. Sementara itu, Iqbal menyumbang dua gol.

Lini Depan Ganas

Lini Depan Ganas

Indra Sjafri merubah komposisi trio penyerang dalam skema 4-3-3 yang menjadi andalannya. Ia menyimpan Saddil Ramdani dan menggantikannya dengan Syahrin Abimayu.

Masuknya Syahrin membuat strategi ofensif Timnas Indonesia U-19 lebih bervariasi. Berduet dengan Egy Maulana di sektor sayap, keduanya kerap jadi momok yang menakutkan bagi pertahanan Filipina.

Mereka sering melakukan akselerasi ke kotak penalti, untuk kemudian melakukan permainan kombinasi dengan rekan-rekannya yang sudah menunggu di jantung pertahanan Filipina.

Di sisi lain, mereka juga jadi pelayan yang baik lewat crossing-crossing tajam yang akurat.

Hanis Saghara, yang diplot sebagai target man, memang tak mencetak gol dalam duel ini. Namun, ia jadi pemain yang rajin bergerak untuk menarik perhatian bek-bek The Young Azkals.

Ia juga jadi pemain pemantul yang oke dengan permainan kombinasi di zona belakang Filipina.

Permainan Kombinasi yang Efektif

Permainan Kombinasi yang Efektif

Melihat kondisi lapangan Stadion Thuwunna yang becek karena hujan, penggawa Timnas Indonesia U-19 tak terlalu memaksakan diri terus menggeber umpan-umpan pendek untuk membongkar pertahanan Filipina.

Strategi umpan panjang Tim Garuda Nusantara sering jadi senjata ampuh untuk menjebol gawang The Young Azkals. Kenekatan pemain-pemain Filipina untuk menyerang, saat ketinggalan 5 gol pada babak pertama jadi petaka.

Umpan-umpan pendek Timnas Indonesia U-19 lebih dipakai untuk memancing lawan masuk area setengah lapangan Tim Garuda Nusantara.

Timnas Indonesia U-19 makin mudah menjebol gawang mereka lewat skema serangan balik. Bek-bek Filipina seringkali kesulitan mengejar lari pemain-pemain ofensif Tim Merah-Putih yang dapat pasokan bola diagonal jarak jauh.

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Ario Yosia, Reza Deni Saputra, Erwin FitriansyahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan