Sepakbola, Brasil dan Nama Julukan

Sepakbola di Brasil tidak lengkap tanpa nama julukan. Para pemain berlomba mengganti nama formal mereka menjadi nama julukan. Mulai dari, Garincha, Pele hingga Kaka adalah nama-nama yang memiliki sejarah unik tersendiri.

Diterbitkan 14 November 2010, 20:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berbeda dengan mereka, beberapa legenda  Brasil lainnya memperoleh nama julukan melalui berbagai cara unik. Termasuk di antaranya dua pemain terhebat sepanjang sejarah, Pele dan Garrincha. Pele kecil dikenal dengan nama Edson Arantes do Nascimento. Saat masih bocah Edson bercita-cita untuk menjadi seorang kiper seperti idolanya Bile, penjaga gawang di klub Vasco de Sao Lourenco di utara Minas Gerais.

Ketika sedang berlatih bersama sobat-sobatnya, Edson kecil seringkali bermain sebagai kiper. Setiap kali berhasil mengamankan gawangnya dari serbuan musuh, Edson akan berteriak “Bile” seolah-olah ia sedang beraksi layaknya sang idola. “Hore, Pele,” teriak rekan-rekannya yang salah mendengar nama yang diteriakan oleh Edson kecil. Anehnya bukan sebagai kiper Pele dikenal, namun sebagai penyerang tersubur sepanjang sejarah.

Sementara itu, Garrincha yang memiliki nama asli Manoel dos Santos memiliki sejarah nama julukan berbeda. Julukannya datang dari seekor burung coklat yang umum ditemui di kota kelahirannya Pau Grande. Nama Garrincha merupakan ejekan yang datang dari sang kakak saat melihat kedua kaki adiknya yang kecil, kurus dan membungkuk seperti burung Garrincha. Pada saatnya nanti, nama Garincha merupakan sinonim dari  pemain dengan permainan sayap menggemparkan dan salah satu penyerang kanan terpopuler sepanjang masa.

Sejumlah julukan pemain lainnya juga memiliki sejarah yang unik. Kapten Brasil pada PD 1994 Carlos Caetano Bledorn Verri dikenal dengan nama Dunga (Dopey) merujuk kepada  karakter kurcaci dari film Disney, ‘Snow White and the Seven Dwarfs’.

Lain halnya dengan Marcos Andre Batista Santos yang membawa Brasil juara PD 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Ia dikenal dengan nama Vampeta. Nama ini merupakan ejekan yang datang  dari teman-teman sekolahnya. Pada awalnya ia dijuluki  o Capeta (sang Iblis) merujuk pada roman mukanya saat masih bocah. Namun saat ia kedua gigi susunya di bagian tengah patah, sontak teman-temanya menjulukinya o Vampiro (Drakula). Nama Vampeta merupakan kombinasi keduanya.

Selain karakteristik fisik, nama julukan pemain Brasil juga berasal dari kota kelahiran. Junior Baiano (kota Bahia) or Marcelinho Carioca (dari Rio, dimana penduduknya dikenal dengan sebutan Cariocas). Nama-nama binatang juga populer dijadikan sindiran atau julukan bagi pemain, seperti Pavao yang berarti merak, Edson Cegonha (bangau), Claudio Pitbull (jenis anjing), Ratinho (tikus kecil), dan Aranha (laba-laba).

Begitu juga nama makanan atau benda-benda sepertiCocada (permen kelapa), Eduardo Arroz (beras), Ademir Sopa (sup), Triguinho (gandum), Viola (biola), Balao (balon), Tesourinha (harta kecil), Alfinete (pin) dan Valdir Papel (kertas). Rakyat Brasil nampaknya tidak pernah kehabisan ide untuk menjuluki idola-idola mereka. (Fifa/CHR)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan