5 Pilihan Pertama Draft NBA yang Penuhi Ekspektasi

Markelle Fultz menjadi pilihan pertama draft NBA 2017.

Diterbitkan 23 Juni 2017, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tim Duncan (kanan). (Reuters/Nelson Chenault)

Pemain berposisi power forward dan center ini pun diajak berpartisipasi pada All-Star Game pada kampanye debut sebagai rookie.

Duncan hanya membela Spurs pada 19 tahun selama berkarier. Dia membantu tim menjadi juara NBA lima kali, merebut tiga MVP final, dan dua kali membawa pulang MVP musim reguler.

LeBron James

Cleveland Cavaliers melakukan perjudian dengan merekrut James langsung dari Sekolah Menengan St. Vincent-St. Mary tahun 2003. Tapi, James menunjukkan pantas jadi pilihan pertama. Permainan komplit diperlihatkannya melalui torehan rata-rata 20,9 poin, 5,5 rebound, dan 5,9 assist per partai.

Lebron James. (AP Photo/Larry W. Smith)

Impian James adalah membawa Cavaliers jadi juara. Frustasi karena terus gagal, dia memburu kejayaan dengan pindah ke Miami Heat. Di sana James mewujudkan mimpi pada 2012 dan 2013.

Merasa punya urusan belum terselesaikan, James kembali ke Cavaliers tahun 2015. Dia membantu mereka masuk tiga final NBA terakhir dan memenangkan titel 2016.

Kyrie Irving

Salah satu alasan mengapa James sukses membawa Cavaliers juara 2016. Direkrut dari Duke tahun 2011, Irving mengurangi beban rekannya di lapangan.

Kehebatan Irving sudah telihat pada musim sebagai rookie. Dia membukukan 18,5 poin dan 5,4 assist per pertandingan.

Irving pun terpilih sebagai Rookie of the Year.

Kyrie Irving. (AP Photo/Tony Dejak)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan