5 Pemain yang Mungkin Berpuasa di Final Liga Champions

Berikut 5 pemain beragama Islam di final Liga Champions 2016/2017.

OlehThomas
Diterbitkan 01 Juni 2017, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Beberapa tahun lalu, Khedira pernah menyatakan kadang kala tidak akan memaksakan diri berpuasa jika harus menghadapi latihan dan pertandingan yang menguras tenaga.

“Seorang Muslim seharusnya berpuasa selama 30 hari sejak matahari terbit hingga tenggelam. Tetapi saya seorang atlet yang kompetitif, saya membutuhkan tenaga saya, yang tidak mungkin saya dapatkan tanpa makanan,” kata Khedira dalam sebuah wawancara tahun 2012 lalu ketika masih membela Real Madrid.

4. Medhi Benatia

4. Medhi Benatia

Benatia tercatat sebagai salah satu pesepakbola Muslim yang taat. Pria Maroko itu pernah menolak memegang bir saat perayaan gelar juara bersama mantan klubnya Bayern Muenchen.

Di final Liga Champions, Benatia hampir pasti tidak akan bermain sebagai starter. Dia kalah bersaing dengan trio BBC (Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli dan Giorgio Chiellini).

Benatia baru akan turun di final jika salah satu diantara trio BBC berhalangan tampil. 

 

5. Kwadwo Asamoah

5. Kwadwo Asamoah

Sama seperti Benatia, Asamoah juga tidak akan menjadi starter di final Liga Champions. Asamoah hanya akan menjadi pemain cadangan akibat kalah bersaing dengan Pjanic, Khedira dan Alex Sandro.

Pria asal Ghana ini biasanya baru akan dimainkan pelatih Massimiliano Allegri di menit-menit akhir saat para pemain inti sudah mulai kelelahan dan Juventus sudah memimpin.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan