5 Pemain Pembawa Sial di Liga Inggris

Selain mantan bek MU, Fabio, ada lima pemain lain yang dijuluki Si Pembawa Sial bagi tim Liga Inggris.

Diterbitkan 19 Mei 2017, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sebuah julukan yang tentu tidak bagus sekaligus membuat sakit hati pemain yang menerimanya. Meski begitu, fakta dengan jelas membuktikan itu.

Nathan Blake

Nathan Blake merupakan striker akademi Chelsea di akhir tahun 1980-an. Dia memulai kiprah profesionalnya sebagai pemain bola pada 1990 bersama Cardiff City.

Sama seperti Hreidarsson, Blake merupakan pemain yang paling banyak terdegradasi. Pria berusia 45 tahun itu sudah lima kali terlempar dari Liga Inggris.

Blake pertama kali merasakan turun kasta saat memperkuat Sheffield United pada 1993/94. Dia dua kali terdegradasi bersama Bolton pada 1996 dan 1998. Semusim berikutnya, Blake terdegradasi bersama Blackburn Rovers. Terakhir kali, dia terdegradasi bersama Wolves pada tahun 2004.

Marcus Bent

Mantan striker Mitra Kukar, Marcus Bent juga dinobatkan sebagai pembawa sial bagi klub Liga Inggris. Dia tercatat pernah mencetak 40 gol di Liga Inggris, tapi Bent merasakan empat kali terlempar ke Divisi Championship.

Dia merasakan degradasi bersama empat klub berbeda, yakni Crystal Palace, Ipswich Town, Leicester City, dan Charlton Athletic.

Bent merupakan pemain yang penuh dengan skandal. Dia pernah mengancam polisi dengan pisau dapur dan pisau daging saat terjadi keributan di kediamannya. Atas tindakan itu, Bent harus menjalani persidangan di pengadilan Guildford Crown Cour dan di penjara selama 12 bulan.

Petualangannya ke sepak bola Indonesia juga tidak meninggalkan kisah yang luar biasa.

Steven Caulker

Usianya masih 25 tahun, tapi karier bek tengah asal Inggris, Steven Caulker dihantui dengan cedera dan degradasi. Dia dianggap pemain pembawa sial bagi klub Inggris.

Caulker merupakan didikan akademi Tottenham Hotspur. Namanya sempat populer saay memperkuat Swansea City pada musim 2011/12. Pada 2013, dia hengkang ke Cardiff City.

Musim pertamanya bersama Cardiff tidak berjalan baik. Dia langsung terdegradasi ke Divisi Championship. Tak mau main di kasta kedua, Caulker hengkang ke QPR.

Namun sayang, dia kembali merasakan terdegradasi bersama QPR pada musim 2014/15. QPR malah berada di posisi paling buncit dengan 30 poin.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris
  • Manchester United, salah satu klub papan atas Liga Inggris. MU adalah klub tersukses di sejarah Liga Inggris modern
    Manchester United FC adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Old Trafford, Manchester Raya. MU bermain di Premier League.
    Manchester United
  • MU
  • Fabio da Silva