5 Alasan Chelsea Bakal Jalani Musim Buruk Musim Depan

Musim depan menjadi ajang pembuktian yang sesungguhnya bagi Chelsea.

Diterbitkan 12 April 2017, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pimpinan klasemen sementara Liga Inggris, Chelsea telah memiliki musim yang luar biasa bersama Antonio Conte. Mantan manajer Juventus itu berhasil membawa The Blues menjadi tim yang tak tersentuh lawan setelah menjalani musim buruk 2015-16.

Namun demikian, Conte diyakini akan kesulitan dalam musim depan. Sekarang, dia memang mudah meramu skuat Chelsea karena tak memiliki kompetisi Eropa.\

Dengan menjadi jawara Liga Inggris, yang menurut perhitungan sudah di depan mata, Chelsea pastinya akan mewakili Inggris di Liga Champions. Nah, musim depan menjadi ajang pembuktian yang sesungguhnya bagi manajer asal Italia itu.

Banyak yang memprediksi kalau Chelsea akan kesulitan musim depan. Berikut lima alasannya dikutip Sportskeeda:

Liga Champions

Tak seperti rival lainnya, yakni Tottenham Hotspur, Manchester City Arsenal, dan Manchester United, Chelsea saat ini tak bermain di kompetisi Eropa. Dengan tak main di kompetisi Benua Biru, The Blues pastinya akan fokus dan ternganggu dengan pertandingan tengah pekan.

Chelsea saat ini telah memainkan 38 pertandingan di semua kompetisi. Sementara pesaing terdekat, Tottenham sudah memainkan 45 pertandingan musim ini. MU, berkat aksinya ke final Piala Liga, babak keenam Piala FA, dan perempat final Liga Europa, telah memainkan 51 laga.

Tentu itu lebih sedikit ketimbang Chelsea. Nah, musim depan mereka akan menghadapi kembali kerasnya pertadingan setiap minggu. Fisik, mental, dan keterampilan Conte bakal diuji.

Kekuatan Skuat

Tak usah diragukan kalau Chelsea memiliki tim yang paling lemah di antara empat besar. The Blues tak memiliki pengganti untuk pemain bintang mereka yang sepadan.

Trio pertahanan Chelsea, Gary Cahill, David Luis, dan Cesar Azpilicueta telah menjadi salah satu kunci. Namun, mereka tak punya pengganti.

Ada Kurt Zouma memang. Tapi, dia masih dalam bayang-bayang cedera. Sementara, John Terry kemungkinan akan pensiun akhir musim.

Pada lini tengah, tiga pemain yang paling sering digunakan, N'Golo Kante, Cesc Fabregas, dan Nemanja Matic. Ada Nathaniel Chalobah yang bisa jadi pengganti. Tapi, sekali lagi, dia belum diuji dalam tekanan tinggi atau pertandingan besar.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Conte memang patut diapresiasi karena sudah mengubah tim menjadi mental juara. Namun, mantan manajer timnas Italia ini akan memiliki tugas berat pada musim keduanya di Stamford Bridge.Faktanya, belum ada tim yang berhasil mempertahankan gelar Liga Inggris sejak Manchester United pada 2006 sampai 2009. Sebuah musim sukses ini bisa menyebabkan pemain terlalu cepat puas. Tim Chelsea musim lalu bisa jadi contoh sempurna, lantaran pada sebelumnya mereka sukses juara.Dengan formasi 3-4-3, Conte memang sangat istimewa di Chelsea. Namun musim depan, para klub akan bisa membaca arah dan gaya bermain tim. Mengingat banyak manajer berpengalaman di liga ini, seperti Jose Mourinho, Pep Guardiola, hingga Juergen Klopp.

Halaman
Show All
Achmad Yani YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Semua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya tentang Chelsea FC yang memiliki julukan The Blues
    Chelsea
  • Manajer dan mantan pemain sepak bola asal Italia
    Manajer dan mantan pemain sepak bola asal Italia
    Antonio Conte
  • liputan6
    Liga Inggris atau lebih dikenal dengan Liga Primer Inggris merupakan kompetisi utama di Inggris yang diikuti 20 tim untuk mendapatkan gelar
    Liga Inggris