Mengenang Achmad Kurniawan, Kiper Arema Sarat Pengalaman

Kiper Arema FC, Achmad Kurniawan meninggal dunia di RSSA Syaiful Anwar, Malang, Selasa (10/1/2017).

Diterbitkan 10 Januari 2017, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sepak bola Indonesia kembali berduka. Kiper Arema FC, Achmad Kurniawan, yang juga kakak kandung penjaga gawang tim nasional (timnas) Indonesia, Kurnia Meiga Hermansyah, meninggal dunia. AK--sapaan akrabnya--menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit RSSA Saiful Anwar, Malang, Jatim, Selasa (10/1/2017) setelah mendapat perawatan sejak Kamis (29/12/2016). 

Achmad Kurniawan meninggal di usia 37 tahun. Sebelumnya, pemain yang juga pernah memperkuat Persik Kediri itu dilarikan ke rumah sakit akibat diduga mengalami serangan jantung. Sempat muncul kabar yang menyebutkan, AK keracunan minuman. Namun hal itu langsung dibantah manajemen Singo Edan. Kondisi AK bahkan sempat membaik sebelum kabar duka datang hari ini. 

Nama Achmad Kurniawan sebenarnya sudah tidak asing bagi telinga pecinta sepak bola Tanah Air. Mengawali karier dari Persita Tangerang Junior 2001-2006 lalu, AK langsung jadi idola para Aremania saat memutuskan bergabung dengan tim Singo Edan.

Di musim pertama sebagai kiper Arema, Achmad Kurniawan menjadi bagian penting dalam pertahanan tim asal Kota Apel tersebut. Ketangguhannya di bawah mistar gawang ikut mengantar Singo Edan menjuarai Copa Indonesia di tahun yang sama. Di babak final, AK tampil memukau saat timnya bertemu Persipura Jayapura. Dalam duel ini, Singo Edan menang dengan skor 2-0.

Penampilan gemilang AK bersama Arema sempat menarik perhatian mantan pelatih timnas Indonesia, Ivan Kolev. Pelatih asal Bulgaria itu kemudian memanggil Achmad Kurniawan untuk ikut seleksi timnas proyeksi Piala Asia 2007. Namun sayang, penampilan AK selama mengikuti seleksi timnas masih kalah bersaing dengan Jandri Pitoy, Markus Horison, dan Ferry Rotinsulu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dua tahun membela Arema, AK pindah ke Persik Kediri. Sayang, penampilannya terus menurun. Pada tahun 2008, dia kemudian pindah ke Semen Padang sebelum kembali lagi ke Arema pada musim 2010 dan bergabung dengan adiknya, Kurnia Meiga. AK menjadi pelapis bagi adiknya yang kala itu tengah menanjak. Saat dualisme melanda sepak bola Indonesia, AK sempat pindah ke Arema yang bermain di Indonesia Premier League (IPL) pada tahun 2011-12. Namun karena tidak ada kejelasan, Achmad Kurniawan kembali pindah haluan. Dia kemudian memperkuat Arema yang tampil di Liga Super Indonesia (ISL) bersama adiknya.

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan